Indonesia Tambah Dua Perunggu Asian Para Games dari Para Balap Sepeda

Atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Sufyan Saori (kiri) dan Vanza Mifthahul Jannah (kanan) beserta pilotnya Salsa Billah Nimatus Zahra (kedua kanan) memacu sepedanya saat mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Balap Sepeda di Velodrome Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/10/2026). Sebanyak lima atlet balap sepeda mengikuti pemusatan latihan untuk persiapan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya Jepang pada 18-24 Oktober 2026 mendatang. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/hma (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 19 OKTOBER 2026 (ANTARA) – Sufyan Saori dan Vanza Mifthahul Jannah membuat Indonesia menambah dua medali perunggu dari para balap sepeda pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Senin.

 

Berkompetisi di Izu Velodrome, Shizuoka, Jepang, Sufyan meraih perunggu pada nomor Men’s C4-5 1000 meter time trial, sementara Vanza menyumbangkan medali perunggu dari nomor Women’s B 4000 meter individual pursuit.

 

Sufyan menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 8,166 detik pada babak final, di belakang Zuhairie Ahmad Tarmiziz dari Malaysia yang meraih posisi pertama dengan waktu 1 menit 5,361 detik dan Jaturong Niwanti dari Thailand yang mencatatkan waktu 1 menit 7,206 detik.

Baca juga  Makanan Bergizi dan Olahraga Rutin Kunci Tingkatkan Imunitas

 

Hasil tersebut mengukuhkan posisi Sufyan di peringkat ketiga setelah juga menempati urutan yang sama pada babak kualifikasi dengan waktu 1 menit 8,373 detik. Sementara itu, Vanza meraih medali perunggu Women’s B 4000 meter individual pursuit setelah menyelesaikan babak final dengan 5 menit 12,949 detik, mengungguli pesaingnya dari Kazakhstan, Zhuldyz Zakhra.

 

Vanza sebelumnya menempati posisi ketiga pada babak kualifikasi dengan waktu 5 menit 5,314 detik. Tapi, dua atlet Indonesia lain gagal menyumbangkan medali. Mereka adalah Tifan Abid Alana pada nomor Men’s C1-2 3000 meter individual pursuit dan Nur Fendi pada nomor Men’s B 4000 meter individual pursuit.

 

Tifan menempati posisi keempat pada babak kualifikasi dengan catatan waktu 3 menit 53,340 detik. Pada final, ia mencatat waktu 3 menit 53,552 detik di belakang atlet Malaysia, Mohamad Yusof Hafizi Shaharuddin, yang membukukan waktu 3 menit 52,930 detik.

Baca juga  Rupiah Melemah Seiring Pertemuan Xi dan Trump tak Banyak Bahas Iran

 

Nur Fendi juga berada di posisi keempat pada babak kualifikasi dengan waktu 4 menit 38,546 detik. Pada babak final, ia finis dengan 4 menit 46,683 detik, sementara pesaingnya dari Kazakhstan, Kirill Ilyukevich, memiliki catatan waktu lebih baik 4 menit 40,035 detik.

 

Pewarta : Arindra Meodia

Editor : Jafar M Sidik

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *