LIKUPANG — Dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk menangkal Corona virus Disease 19 atau Covid-19, hampir seribu orang Relawan Konservasi Sulut (RKS), selama sepekan didampingi Manengkel Solidaritas melakukan aksi lingkungan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, yang ada di seputaran kawasan Kecamatan Likupang, Minahasa Utara (Minut).

Kegiatan lingkungan yang didukung penuh oleh PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo, Kantor PLN Wilayah Sulutenggo dan Dinas Lingkungan Hidup Sulut, selama empat hari di Desa Ambon dan Kalinaung berhasil menanam sebanyak 5.847 bibit mangrove di area pesisir kawasan ini. “Masih ada sekitar 4.153 bibit yang masih akan ditanam dan kegiatan ini masih berlangsung hingga pekan depan,” kata Viando Manarisip dari Manengkel Solidaritas yang mengkoordinir aksi para RKS ini pada Manadones tadi. Dia menyebut ada 10 ribu bibit mangrove yang disiapkan dan memang akan ditanam dalam rangka menjaga lingkungan pesisir laut.
Para RKS seperti dari Brigade Manguni, MPA Artsas, Genbi, Sastra Soccer Federation, FIB Unsrat, Indonesian Escorting Ambulance dan Komunitas Kaleb selama kegiatan berlangsung terlihat antusias. “Senang bisa terlibat di kegiatan ini. Ini tanggung jawab kita sebagai generasi bumi,” kata Chira Ginting dari Komunitas Kaleb, sembari menyebut jaga jarak dan penggunaan masker jadi hal utama yang diperhatikan. (gracey wakary)





