RSD Liun Kendage Tidak Sembarangan Tetapkan Status Pasien Covid -19

TAHUNA — Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang membutuhkan pelayanan kesehatan cepat, atau yang menghadapi penyakit, jangan ragu untuk segera ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Liun Kendage.

Karena, rumah sakit ini melayani semua kebutuhan layanan kesehatan warga yang sakit termasuk yang warga yang terkonfirmasi positif terserang wabah Corona Virus Disease -19 atau Covid -19.

Bacaan Lainnya

Menurut, Direktur utama RSD Liun Kendage, dr Handry Pasandaran RS yang terletak di Tahuna ini, sempat sepi beberapa bulan belakangan ini. “Memang sejak pandemi Covid -19 ini, banyak warga yang enggan datang ke rumah sakit untuk berobat. Mereka ketakutan, karena isu yang menyebutkan para pasien yang masuk akan kami jadikan pasien Covid -19,” katanya saat ditemui MANADONES siang tadi. Namun isu ini segeta ditepis dan diluruskan olehnya. “Syukurlah, masyarakat makin paham dan tahu tentang Covid -19. Saat ini, baik pasien rawat jalan atau rawat inap umum sudah bisa dilayani secara maksimal,” ucapnya, sembari menyebutkan mereka juga tetap menjadi area rujukan untuk penanganan pasien Covid -19. “Khusus penanganan pasien Covid -19 ada area khusus dan tim medis yang tidak kami satukan dengan layanan medis lainnya,” ungkapnya.

Pasandaran, kemudian menjelaskan tentang prosedur penanganan pasien Covid -19 yang makin ketat dan tidak sembarangan. “RSD Liun Kendage, tidak sembarangan menetapkan warga yang sakit karena wabah Covid -19. Ada prosedurnya mulai dari pasien akan di screaning oleh petugas hingga pemeriksaan lanjutan,” jelas Pasandaran.

Baca juga  BKK Kelas I Manado Imbau Masyarakat Manado Tetap Tenang hadapi Virus HMPV

Dia juga menuturkan bahwa setiap pasien yang masuk ke RSD ini, selalu mendapatkan pemeriksaan lagi. “Ketika, ada tanda tanda yang berhubungan dengan infeksi saluran nafas pasien belum langsung akan di tetapkan sebagai pasien Covid -19, tapi pasien akan dipilah dan di tetapkan sebagai suspek, serta di ambil langkah pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan,” jelasnya sembari menyebut pemeriksaan ini berupa pemeriksaan darah, klinis, fisik dan sebagainya, nanti ketika hasil pemeriksaannya mengarah dan semakin kuat ke covid maka pasien baru bisa di kategorikan ke kasus covid19.

Tak lupa juga, Pasandaran berharap kepada masyarakat sangihe agar dalam kurun waktu yang mendekati perpisahan tahun ini kiranya masyarakat lebih memahami

TAHUNA — Masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang cepat, atau yang menghadapi penyakit, jangan ragu untuk segera ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Liun Kendage.

Karena, rumah sakit ini melayani semua kebutuhan layanan kesehatan warga yang sakit termasuk yang warga yang terkonfirmasi positif terserang wabah Corona Virus Disease -19 atau Covid -19.

Menurut, Direktur utama RSD Liun Kendage, dr Handry Pasandaran RS yang terletak di Tahuna ini, sempat sepi beberapa bulan belakangan ini. “Memang sejak pandemi Covid -19 ini, banyak warga yang enggan datang ke rumah sakit untuk berobat. Mereka ketakutan, karena isu yang menyebutkan para pasien yang masuk akan kami jadikan pasien Covid -19,” katanya saat ditemui MANADONES siang tadi. Namun isu ini segeta ditepis dan diluruskan olehnya. “Syukurlah, masyarakat makin paham dan tahu tentang Covid -19. Saat ini, baik pasien rawat jalan atau rawat inap umum sudah bisa dilayani secara maksimal,” ucapnya, sembari menyebutkan mereka juga tetap menjadi area rujukan untuk penanganan pasien Covid -19. “Khusus penanganan pasien Covid -19 ada area khusus dan tim medis yang tidak kami satukan dengan layanan medis lainnya,” ungkapnya.

Baca juga  Kapolri Siapkan Strategi untuk Mudik yang Aman dan Sehat

Pasandaran, kemudian menjelaskan tentang prosedur penanganan pasien Covid -19 yang makin ketat dan tidak sembarangan. “RSD Liun Kendage, tidak sembarangan menetapkan warga yang sakit karena wabah Covid -19. Ada prosedurnya mulai dari pasien akan di screaning oleh petugas hingga pemeriksaan lanjutan,” jelas Pasandaran.

Dia juga menuturkan bahwa setiap pasien yang masuk ke RSD ini, selalu mendapatkan pemeriksaan lagi. “Ketika, ada tanda tanda yang berhubungan dengan infeksi saluran nafas pasien belum langsung akan di tetapkan sebagai pasien Covid -19, tapi pasien akan dipilah dan di tetapkan sebagai suspek, serta di ambil langkah pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan,” jelasnya sembari menyebut pemeriksaan ini berupa pemeriksaan darah, klinis, fisik dan sebagainya, nanti ketika hasil pemeriksaannya mengarah dan semakin kuat ke covid maka pasien baru bisa di kategorikan ke kasus covid19.

Tak lupa juga, Pasandaran berharap kepada masyarakat Sangihe, agar mendekati perpisahan tahun ini lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dengan tetap memakai masker, jaga jarak, dan jangan lupa untuk tetap memanjatkan doa, harapnya.(Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *