MANADO, 21 MEI 2021 – Komandan Pangkalan Udara (Dan Lanud) Sam Ratulangi, Marsma TNI M Satriyo Utomo, mengingatkan prosedur tetap (Protap) pada setiap kegiatan yang melibatkan unsur Federasi Aero Sport Indonesia Aeromodelling (FASI), terutama untuk kegiatan prestasi dan pariwisata.
Ini dikatakan Danlanud, yang juga Ketua FASI Sulut dalam kegiatan Sosialisasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability atau CHSE di reaktivasi kegiatan Wisata Dirgantara khususnya Paralayang, oleh Direktorat Wisata Minat Khusus Kemenparekraf RI pada (19/5) lalu di Four Point Hotel, Manado.

“Seluruh pihak yang terkait dengan wisata Paralayang wajib menerapkan materi dan simulasi yang telah didapat, serta mengingatkan kembali tentang penerapan SOP CHSE yang berlaku dalam pelaksanaan kegiatan wisata Paralayang di Sulut,” katanya seperti yang dikutip MANADONES dalam siaran pers Lanud Sam Ratulangi yang dikirim siang tadi.
Kegiatan sertifikasi CHSE sendiri adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.
“Kedepannya pelaku serta lokasi wisata yang telah memenuhi persyaratan akan dilengkapi dengan sertifikat CHSE, untuk mendorong kepercayaan masyarakat terhadap industri pariwisata,” tambah pemilik bintang satu dipundak.
Kegiatan ini, juga dilaksanakan di berbagai provinsi di Indonesia yang aktif dalam wisata paralayang, agar pelaksanaannya kedepan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku untuk pencegahan dan pengendalian virus Covid 19. Hadir dalam kegiatan ini para perwakilan komunitas, operator, pemilik lokasi wisata paralayang, Dinas Pariwisata Sulut, dan pengurus FASI.
Hadiri juga, tim penyusun panduan CHSE Paralayang yaitu Ketua Komite Paralayang dan Gantolle Djoko Bisowarno, dan Ketua Bidang Paralayang PB FASI Wahyu Yudha Dewanto. (graceywakary)





