MANADO, 3 OKTOBER 2021 – Ketambahan medali dua medali emas, dari cabang olahraga (Cabor) Muay Thai siang tadi, membuat posisi kontingen Sulawesi utara (Sulut), di hari kedua usai pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON)ke – XX di Papua langsung melejit di posisi 10.
Dikutip, dari website resmi PON XX Papua, www.ponxx2021papua.com/ kontingen Nyiur melambai, yang kemarin (2/10) berada di posisi ke 31 dari 34 kontingen, hari ini di pukul 23.00 Wita berhasil masuk 10 besar, karena mampu meraih dua emas, satu perak dan dua perunggu.
Raihan medali hari ini, hasil kerja keras dari atlet di cabor Muay Tai dan Tae Kwon Do. Peraih medali perak adalah atlet Muay Thai Jehezkielrio Tawaluyan yang turun di nomor 75 kg putra dikalahkan atlet Jawa Barat yang meraih emas, Sandi Maleong.
Atlet Muay Tai Prays Fren Karundeng yang turun di kelas 63,5 kg yang berhasil mengalahkan tuan rumah Papua, Rahmat Gozali di final siang tadi. Kemudian, atlet Muay tai Angel Runtukahu yang mempersembahkan emas, setelah mengalahkan atlet asal Jawa Tengah di final kelas 54 kg putri.
Untuk medali perunggu hari ini, juga dipersembahkan dari cabor Muay tai kelas 51 kg putri atas nama atlet Minarti Palangda. Sebelumnya, atlet Tae Kwon Do Sulut, Hizkia Lesar yang turun di kelas Gyorugi – Bantam Undeer 63 kg putra meraih medali pertama kalinya bagi Sulut di PON ini.
“Mari kita dukung para atlet kita yang berjuang di PON Papua. Doakan mereka,” kata Wakil Gubernur Steven Kandouw didampingi Sekretaris KONI Sulut, Tony Kullit. (graceywakary)





