Mahasiswa Polimdo Harus jadi Penyebar Kasih Kristus Direktur Alelo Sentil Aokigohara

Pendeta Melky Tamaka Sth yang membawakan isi dari kitab Yohanes 3:16, Kematian-Nya Menyelamatku.

MANADO, 22 APRIL 2022 – Jepang, dikenal sebagai negara yang sangat maju dengan segala hal yang berbau teknologi, namun negara ini juga menyimpang banyak hal yang sangat disayangkan.

 

Bacaan Lainnya

Salah satunya, adalah tingkat keinginan untuk mengakhiri hidup mereka diusia produktif sangat tinggi, ini dikatakan oleh Direktur Politeknik Negeri Manado Dra Mareyke Alelo MBA, saat memberikan sambutannya, dalam Ibadah Paskah Keluarga Besar Polimdo siang tadi yang digelar di Gedung Prof Tenda Polimdo, Kairagi Manado.

 

Baca juga  30 Mahasiswa Polimdo Hadiri Puncak HIM dan BLK 2025
Direktur Polimdo Dra Mareyke Alelo MBA, mengajaka keluarga besar, Polimdo terutama mahasiswa, untuk menjadi terang dimanapun berada.

Disebutkan juga oleh pimpinan nomor satu di Kampus Merdeka ini, bahwa dari konten salah satu influencer internasional Logan Paul memperlihatkan jelas tempat yang menjadi area mereka mengakhiri hidup yaitu di Aokigohara yang ada di Kaki Gunung Fuji Jepang.

 

“Jika saja mereka adalah orang orang yang tahu bahwa mereka telah diselamatkan oleh Kristus, maka mereka tidak akan mengakhiri hidup mereka disana. Dan, disekeliling kita masih banyak yang merasa bahwa hidupnya tidak berarti, dan sebagai keluarga besar Polimdo terutama mahasiswa, mari jadilah terang dimanapun kalian berada, jadilah penyebar kasih Kristus,” kata Alelo

 

Keluarga besar Polimdo yang hadir dalam Ibadah Paskah ini.

Dalam Perayaan Paskah yang diikuti oleh sekira 500 orang ini, juga menghadirkan Pendeta Melky Tamaka Sth yang membawakan isi dari kitab Yohanes 3:16, Kematian-Nya Menyelamatku.

Baca juga  Di Peringatan HUT ke—77 RI Danlantamal Beri Penghormatan pada Pahlawan di TMP

 

“Ingatlah selalu, bahwa kita diselamatkan oleh Kristus melalui jalan panjang dan derita yang dilaluiNya. Jadi tetaplah berdiri dalam Kristus dimanapun kita berada,” jelas Tamaka, sembari mengambil perumpaan tentang terujinya para petinju, yang demi keluarga.

 

Sementara itu, Koordinator Humas Polimdo Stevie Kaligis SE MM Ak CA menjelaskan, bahwa kegiatan Paskah ini digelar dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan Covid –19 plus yang hadir adalah mahasiswa dan staf yang telah menerima minimal dua kali vaksinasi.  (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *