MANADO, 11 APRIL 2025 – Peran RA Kartini, dan Maria Walanda Maramis yang mendorong emansipasi dan kesetaraan harus mampu memacu perempuan Indonesia makin bedaya.
Pendidikan, menjadi kunci penting meneruskan cita cita dari dua pahlawan perempuan asal Jepara dan Minahasa utara (Minut). Ini dikatakan oleh salah satu mahasiswi Politeknik Negeri Manado (Polimdo), saat menghadiri Seminar dan Diskusi Perempuan memperingati Hari RA Kartini pada 21 April mendatang dan Hari Maria Walanda Maramis pada 22 April mendatang, yang bertemakan “Perempuan Aman dan Berdaya: Warisan Kartini dan Maria Walanda Maramis untuk Generasi Masa Kini, yang digelar oleh Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sulawesi utara (Sulut) di Whiz Prime Megamas Manado. “Melalui pendidikan, perempuan akan mampu berada disektor apapun. Kartini dan Maria Walanda Maramis sejak puluhan tahun lalu terus mendorong agar kita para perempuan mampu menjadi pendorong utama pembangunan. Saya bangga menjadi perempuan Indonesia,” kata Lesli yang sementara dalam proses akhir di Program Studi Administrasi Bisnis (AB).
Dia juga menyebut, kemajuan sebuah bangsa juga ditentukan dari partisipasi perempuan. “Saat Covid –19 lalu, peran perempuan mendorong perekonomian negara kita tetap stabil,” katanya lagi, bersama Marta Lumenta mahasiswi dari prodi Pariwisata Polimdo. (graceywakary)





