TOMOHON, 30 SEPTEMBER 2022 – Ingin menghirup udara segar, dan melihat langsung kawah belerang, maka Gunung Lokon menjadi tujuan utamanya.
Ya, salah satu gunung api aktif yang ada Kota Tomohon, Sulawesi utara (Sulut) ini, memang dikenal sebagai gunung indah yang mudah untuk didaki, selama tidak dinyatakan tanda awas dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sore tadi, sekira pukul 15.00 Wita tim MANADONES melakukan jalan jalan sehat dengan tujuan kawah Lokon. Perjalanan ini, kami tidak memasang target tercepat. Awal pendakian pun dilakukan dari area masuk, Pelangi yang juga dikenal sebagai kawasan instagramable alias kawasan untuk foto dan video yang bisa di upload ke salah satu media sosial kekinian seperti Instagram (IG), tiktok dan Facebook.
Perjalanan asik ini, kami bagi empat tahap yaitu area start, area kawasan jalur lahar dingin, area bebatuan besar dan area kawah. Di area start adalah tempat kawasan lahan pertanian petani yang jalannya hanya jalan setapak yang harus ditempuh sekira 20 menit dengan jalan santai.
Usai itu, kami masuk ke area jalan lahar dingin, dimana kami menemukan kawasan bebatuan utuh yang membentuk jalur tak tentu ke arah kawah, disini kami membutuhkan waktu sekira 30 menit, karena ada area yang memang sulit untuk dicapai dengan berjalan dibebatuannya, yang membuat kami menggunakan jalan tanah yang memang telah ada.

Usai itu, kami memasuki kawasan bebatuan dekat area kawah, disini butuh waktu yang juga hampir 20 menit untuk memasuki kawasan area kawah.
Bagi yang ingin berjalan ke Lokon, sebaiknya menggunakan sepatu olahraga, dan yang lebih baik gunakan lah sepatu khusus hiking atau trail, karena ini akan membuat langkah kita semakin nyaman. Harus diingat, walau gunung ini memiliki bebatuan kecil dan besar dan licin, jadi harus berhati hati melalui setiap jalur yang ada.
Sebelum sampai di kawah, kita harus berjalan dengan hati hati sekira 150 meter, dan itu sangat berat jika kita hanya menggunakan sandal, lebih baik lagi jika memiliki tongkat alias stik gunung. Serta jangan lupakan membawa air, agar menghindari dehidarasi yang tidak sadar akan kita rasakan.
Saat mencapai kawah, kita akan melihat langsung pesona ciptaan Yang Kuasa yang luar biasa, uap asap belerang amat terlihat jelas. Nah bagi yang ingin mengabadikan, jangan terlalu mendekat ke kawah, karena ini sangat berbahaya, sebaiknya jangan terlalu dekat dengan kawah, atur jarak sambil menikmati pesona alam ini.

Tim yang sampai ke kawah hanya diberikan waktu sekira 20 menit oleh guide Marsel Mangelap, untuk menikmati pesona gunung aktif ini. Pasalnya, kawasan ini, mulai pukul 17.30 Wita akan turun kabut yang tentunya akan menutupi jalan pulang kami.
Dan lagi lagi kami merasa sangat beruntung bisa ke gunung ini, dan bisa pulang sebelum turunnya kabut. Walau sempat kecewa, karena ternyata di area sekitar kawah mulai terlihat sampah plastic dan punting rokok yang tidak dibersihkan para wisatawan yang kesini, serta aksi aksi tidak terpuji dari oknum oknum yang mencoret coret bebatuan alam disini.
Ya, menikmati pesona alam ternyata tidak perlu jauh jauh, karena kawasan Sulut, banyak pesona ekstrim yang bisa dikunjungi. (graceywakary)





