Komitmen Bisnis Berkelanjutan Telkomsel Luncurkan Tiga Pilar

Jaga Bumi jadi salah satu dari tiga pilar pilar fokus bisnis keberlanjutan dari Telkomsel.

JAKARTA, 6 JUNI 2026 – Sebagai perusahaan besar dibidang telekomunikasi, Telkomsel terus menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang bermakna, melalui penerapan bisnis berkelanjutan (sustainability).

 

Bacaan Lainnya

Langkah strategis ini diwujudkan perusahaan melalui peluncuran tiga pilar fokus keberlanjutan utama, yaitu Jaga Cita, Jaga Data, dan Jaga Bumi, sebagai bagian dari visi perusahaan dalam Melayani Sepenuh Hati guna memberdayakan generasi masa depan. Komisaris Utama Telkomsel yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz F.M. Hendropriyono, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata ini. Menurutnya, dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar dalam mendorong praktik yang lebih hijau di tengah tantangan nyata perubahan iklim.

 

“Saya mengapresiasi Telkomsel yang, meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan. Perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan semakin dipercaya dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat, terutama bagi generasi masa depan,” ujar Diaz dalam keterangan tertulisnya. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menekankan bahwa kemajuan korporasi tidak boleh berjalan terpisah dari kesejahteraan lingkungan sekitar. Sebesar apa pun pertumbuhan ekonomi yang diraih, semuanya akan kehilangan makna jika kualitas hidup masyarakat menurun dan ekosistem alam rusak.

Baca juga  Yuan Berbalik Menguat 198 Basis Poin jadi 6,9101 terhadap Dolar AS

 

Melalui pilar Jaga Cita, Telkomsel berfokus pada perluasan akses dan inklusi digital. Sepanjang tahun 2025, perusahaan tercatat melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C dengan dukungan lebih dari 293 ribu BTS, termasuk membuka keterisolasian di lebih dari 360 desa blank spot. Telkomsel juga aktif membina sekitar 90 ribu talenta muda, pelajar, dan pelaku UMKM lewat program berbasis digital.

 

Pada pilar Jaga Data, aspek keamanan informasi menjadi prioritas demi menjaga kepercayaan publik. Perusahaan telah memperkuat tata kelola perlindungan data dan siber melalui sertifikasi sistem manajemen berstandar internasional ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010.

 

Baca juga  Halim Ditutup Lion Air Group Alihkan 19 Rute Penerbangan ke Soekarno Hatta

Sementara itu, pilar Jaga Bumi difokuskan pada dekarbonisasi operasional. Hingga 2025, Telkomsel telah mengoperasikan 361 BTS bertenaga energi terbarukan (solar panel dan mikrohidro), mengelola 100% limbah elektronik melalui skema recycle, reuse, atau refurbish, serta beralih penuh ke material kertas ramah lingkungan untuk kemasan kartu SIM. Guna mendukung kompensasi karbon (carbon offsetting), Telkomsel menanam lebih dari 12 ribu pohon mangrove serta memperkuat ketahanan aset fisik dari ancaman perubahan iklim, sejalan dengan target Net Zero 2060 yang dicanangkan Telkom Group.

 

“Perjalanan menuju bisnis berkelanjutan hanya bisa dijalankan melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia. Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi, membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan,” tutup Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam. (gracey)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *