JAKARTA, 6 JUNI 2026 – Implementasi bisnis berbasis keberlanjutan yang dijalankan oleh Telkomsel, terbukti memberikan multiplier effect yang masif bagi perekonomian nasional.
Sepanjang tahun buku 2025, Telkomsel berhasil mendistribusikan kembali sekitar 83% dari total pendapatan perusahaan kepada pemerintah, pemegang saham (shareholders), pemasok (suppliers) di dalam rantai pasok, serta para karyawan.
Dampak ekonomi yang luas ini ditopang oleh ekosistem operasional yang besar, di mana Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan seluler dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C di seluruh pelosok negeri. Kinerja ini diperkuat oleh lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel di berbagai daerah yang secara langsung membuka peluang usaha inklusif bagi masyarakat mandiri dan pelaku bisnis mikro.
Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan bahwa transisi menuju model bisnis berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kokoh antar pemangku kepentingan. Telkomsel berkomitmen penuh untuk memacu kolaborasi tersebut agar dapat bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia.
“Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi, sekaligus membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan,” ungkap Wong Soon Nam dalam siaran pers perusahaan.
Guna memastikan keberlanjutan ekosistem usaha jangka panjang, Telkomsel juga secara paralel menerapkan strategi investasi hijau terintegrasi yang mengacu pada inisiatif GoZero Telkom Group. Langkah tersebut mencakup modernisasi infrastruktur kelistrikan dengan pemanfaatan solar panel dan energi mikrohidro di 361 titik BTS, optimalisasi daur ulang limbah siber, hingga peningkatan keahlian kritikal tenaga kerja internal di bidang masa depan seperti AI, cybersecurity, dan data science.
Melalui integrasi antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan ini, Telkomsel berambisi untuk terus menjadi motor penggerak transformasi ekonomi digital nasional yang bersih dan inklusif demi mendukung target ambisius pengurangan emisi nasional menuju Net Zero 2060. (gracey)





