Soputan Terekam Dua Kali Kegempaan

Gunung Soputan

MANADO, 22 JULI 2026 – Gunung Soputan, yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), masih berada pada tingkat aktivitas Level II (Waspada).

 

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Selasa (21/7/2026), tercatat aktivitas kegempaan vulkanik dangkal di tubuh gunung setinggi 1.809 meter di atas permukaan laut tersebut.

 

Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Soputan, Steve Stuward Muaja Rotti, A.Md., mencatat sebanyak dua kali gempa Vulkanik Dangkal terjadi sepanjang periode pengamatan pukul 00.00–24.00 WITA. Gempa tersebut memiliki amplitudo 21–28 mm dengan durasi 19–23 detik. Selain itu, terekam pula enam kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 8–40 mm dan durasi 60–152 detik.

Baca juga  Wisudawan Ompi Buktikan Unsrat yang Makin Inklusif

 

Secara visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, tanpa teramati adanya asap yang keluar dari kawah utama. Kondisi cuaca di sekitar area gunung dilaporkan cerah hingga berawan, dengan suhu udara berkisar antara 19–31 °C dan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, barat, dan barat laut.

 

“Kami meminta agar masyarakat, pengunjung, dan pendaki tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak Gunung Soputan. Area sektoral arah barat–barat laut sejauh 2,5 km yang merupakan daerah bukaan kawah juga wajib dihindari untuk mengantisipasi potensi leleran lava serta awan panas guguran,” ujar Rotti dalam siaran pers yang diterima MANADONES.

Baca juga  Beli Honda CB150R dan Honda CBR150R dapatkan Rp1,5 Juta

 

Dia juga mengingatkanpada warga yang tinggal atau beraktivitas di sepanjang bantaran sungai yang berhulu di lereng Gunung Soputan untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lahar, terutama saat terjadi hujan deras. Sungai-sungai yang rawan di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang, dan Londola Kelewahu. “Jika sewaktu-waktu terjadi erupsi dan hujan abu, masyarakat disarankan untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna mencegah gangguan saluran pernapasan (ISPA),” tambahnya. (jein)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *