RSCC Dukung Gowes Arto dan Tim Jakarta – Semarang untuk Bantu Penyandang Penyakit Langka

Arto dan Tim saat menyelesaikan Gowes Jakarta -- Semarang untuk penggalangan dana bagi anak anak ClDS.

MANADO, 20 MARET 2023 – Aksi kemanusiaan Arto Biantoro dan tim yang akan bersepeda atau gowe sepanjang 480 km dari Jakarta – Semarang, untuk mendapatkan dana pengobatan bagi anak anak  yang menderita sindrom penyakit langka atau Cornelia de Lange Syndrome (CdLS), mendapat dukungan berbagai pihak.

 

Bacaan Lainnya

Salah satunya, dari Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC), yang memberikan dukungan sejumlah dana awal ada Arto dan tim serta dukungan penyambutan seremonial kepada Arto Biantoro dan tim dengan menyediakan makanan dan minuman untuk mengembalikan stamina seluruh peserta yang berpartisipasi.

 

Seperti didalam siaran pers Nutrifood pada MANADONES belum lama ini, sejak 16 Maret lalu, Arto dan tim gowesnya memulai perjalananannya dari Jakarta hingga akhirnya tiba dengan selamat di Radjawali Semarang Cultural Center (RSCC) sebagai lokasi pemberhentian terakhir pada 19 Maret kemarin. “Saya senang berkesempatan menjadikan RSCC sebagai titik akhir perjalanan saya kali ini. Saya tidak menyangka bahwa Kota Semarang memiliki gedung pertunjukan seni dan budaya berkualitas internasional dengan desain bangunan yang sangat menarik seperti ini. Terima kasih kepada RSCC yang sudah percaya dan mendukung aksi Xtreme Impact saya,” kata Arto Biantoro, yang juga merupakan Local Brand Activist, Host Brand Adventure Indonesia, dan Founder Gambaran Brand.

Baca juga  DAW Berikan Bantuan Pendidikan kepada PKBM Denny Smart

 

Donasi yang terkumpul dalam program ini akan disalurkan melalui Yayasan Sindrom Cornelia Indonesia yang berlokasi di Semarang. CdLS sendiri adalah penyakit langka di mana terjadi kelainan pada genetik yang disebabkan oleh adanya mutasi pada saat proses pembuahan di rahim. Di Indonesia, kasus ini diperkirakan terjadi setiap 1/30.000 kelahiran dan saat ini tercatat sekitar 160 kasus anak Indonesia dengan diagnosa CdLS.

 

Saat ini, belum banyak masyarakat yang mengetahui tentang pernyakit CdLS, sehingga adanya Yayasan Sindrom Cornelia Indonesia diharapkan dapat menjadi sarana edukasi untuk masyarakat, sekaligus wadah bagi para orang tua dengan anak CdLS untuk mendapatkan dukungan yang dibutuhkan. Anak dengan CdLS cenderung akan mengalami keterlambatan fisik maupun intelektual, sehingga orang tua diharapkan mampu terus berjuang untuk senantiasa membersamai anak-anak mereka.

Baca juga  Danlantamal VIII Gowes Asik di Hari Sumpah Pemuda

 

Gideon Guruh, Event dan Marketing Manager RSCC menyatakan, RSCC sebagai pusat seni dan budaya di kota Semarang bangga bisa berpartisipasi mendukung Yayasan Sindrom Cornelia Indonesia yang juga berlokasi di kota yang sama. “Keikutsertaan kami untuk turut meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit langka CdLS, menjadi salah satu bentuk pengabdian RSCC untuk masyarakat, sebagai pengingat agar kita dapat lebih berempati dalam menyediakan ruang aman, baik bagi anak dengan penderita CdLS ataupun orang tua dengan anak CdLS,” ungkapnya.

 

Saat ini, pengumpulan donasi masih akan berlangsung hingga 13 Mei 2023 di https://benihbaik.com/campaign/solo-cycling-untuk-bantu-yayasan-cdls. Mari kita berbagi. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *