Diskusi Publik Polimdo dan Anggota Konsorsium PTPPV di Sulut Hadir untuk Dukung Pembangunan Daerah

Ketua Tim penyelenggara, Stevie Kaligis SE Ak MM CA yang dikenal juga Kordinator Humas Polimdo.

MANADO, 3 NOVEMBER 2023 – Sebagai salah satu satu perguruan tinggi (PT) Vokasi unggulan di Indonesia, maka Politeknik Negeri Manado (Polimdo), bersama dua anggota dua anggota lainnya yang tergabung dalam Konsorsium Konsorsium Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) di Sulawesi Utara (Sulut), yaitu Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) dan Akademi Komunitas Mapanawang Manado, pada Senin (6/11) mendatang menggelar kegiatan Diskusi Publik yang bertemakan Penguatan Ekosistem Kemitraan antara Satuan Pendidikan Vokasi — Pemerintah Daerah  — Dunia Usaha dan Dunia Industri di Sulawesi Utara.

 

Bacaan Lainnya
Baca juga  PM China Temui Pemimpin Jepang dan Korsel Secara Terpisah

Menurut Ketua Tim penyelenggara, Stevie Kaligis SE Ak MM CA kegiatan ini untuk mensinergikan kemitraan dan penyelarasan antara satuan pendidikan vokasi dan pemangku kepentingan di daerah dalam hal ini adalah pemerintah daerah, dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). “Kegiatan ini, nantinya menghasilkan dokumen kebijakan atau policy brief, yang berisi perencanaan tenaga kerja, dan inovasi perencanaan guna menghasilkan klaster inovasi berbasis potensi kebutuhan daerah, kemudian menghasilkan inovasi antara lain berupa model produkdesain serta sistem yang dibutuhkan bagi pengembangan sektor prioritas daerah,” jelas Kaligis yang dikenal juga sebagai Kordinator Humas Polimdo pada MANADONES.

 

Dia kemudian menguraikan juga, kehadiran pemerintah daerah, amat dibutuhkan sebagai sarana menyinergikan antar-pemangku kepentingan, serta menginisiasi terjadinya kerja sama dalam rangka mendorong pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi di daerah. Sementara, satuan Pendidikan Vokasi dalam hal ini PTV, SMK, dan LKP diharapkan akan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas program kemitraan maupun penyelarasan dengan unsur Pemda, DUDI, dan pemangku kepentingan strategis di daerah. (gracey wakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *