MANADO, 09 FEBRUARI 2024 – Dua perusahaan besar, PT Enerflow Engineering Indonesia, dan PT Siskindo Utama Dharma, pada (6/2) lalu, resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Penandatanganan yang digelar di Jakarta, Polimdo diwakili langsung oleh Koordinator Humas Polimdo, Stevie Kaligis SE MM Ak CA. Polimdo tidak sendirian, karena mereka juga melakukan hal serupa dengan Satuan pendidikan vokasi lainnya yaitu Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Politeknik Negeri Batam (Polibatam), dan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Selain dengan satuan pendidikan vokasi tersebut, kerja sama juga melibatkan Institut Teknologi PLN (ITPLN). PKS yang dilakukan ini oleh Direktur PT Enerflow Engineering Indonesia dan PT Siskindo Utama Dharma, Yunita Fahmi, adalah tahap awal. PT Enerflow Engineering mengungkapkan bekerja sama dengan keempat politeknik dan ITPLN untuk mengembangkan dan memproduksi perangkat dalam sistem pengolahan limbah cair dan padat untuk industri. Ini disebutnya sebagai kolaborasi dalam mendukung relevansi pendidikan vokasi melalui penguatan teaching factory serta mempersiapkan tenaga kerja yang andal dan berdaya saing di bidang lingkungan hidup.
Sementara untuk ruang lingkup kerja sama, kerja sama dengan PT Siskindo Utama Dharma akan ditujukan pada penyediaan jasa service, calibration, maintenance, repair governor, serta pengembangan sparepart yang terkait dengan governor. Governor merupakan alat yang sangat vital sebagai pengendali pengoperasian pada satuan pembangkit (turbine generator ataupun diesel) yang dapat diatur baik secara manual atau secara otomatis. Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Uuf Brajawidagda, dalam sambutannya menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, Kemendikbudristek terus berupaya menurunkan sekat-sekat antara industri dan satuan pendidikan vokasi melalui serangkaian kebijakan Merdeka Belajar. Hal tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang bagi pendidikan vokasi sebagai garda terdepan dalam mempersiapkan tenaga kerja yang handal dan berdaya saing dalam menghadapi perubahan industri.
Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo MBA, yang diwakili Kaligis mengungkapkan terima kasih atas kesempatan bekerjasama untuk masa depan bangsa, juga pada Plt Direktur Mitras Dudi yang sudah menginisiasi Uuf Brajawidagda PhD, Plt Direktur Kelembagaan & Sumberdaya Pendidikan Tinggi Vokasi Muhamad Fajar Subkhan ST MT, juga Presiden Direktur PT EEI Yunita Fahmi, Presiden Direktur PT SUD Rizkianti Marselina, dan Rektor ITPLN Prof DR Ir Iwa Gamiwa MT. “Sebuah kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan pada Polimdo, ini langkah baik untuk tahun 2024 ini,” tambah Kaligis. (graceywakary)





