Presiden Jokowi Sudah Lapor SPT Ayo Kita Jangan Ketinggalan

Presiden Joko Widodo saat melakukan pelaporan SPT Pribadi akhir pekan kemarin.

MANADO, 25 MARET 2024 – Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, pada Jumat (22/3) lalu, telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara elektronik pada hari Jum’at 22 Maret 2024 di istana negara.

 

Pelaporan SPT ini, juga diikuti oleh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju dan secara langsung dipandu oleh Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Presiden Jokowi dan Wapres Amin telah menyampaikan SPT Tahunan secara elektronik untuk orang pribadi. “Jadi, batas akhir penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2023, adalah pada tanggal 31 Maret 2024 mendatang. Oleh karena itu, kami mengimbau bagi masyarakat yang memiliki pendapatan di atas penghasilan tidak kena pajak di atas Rp54 juta untuk mengisi SPT Tahunan,” ujar Mulyani dalam siaran pers yang diterima MANADONES.

 

Dalam siaran pers, juga menerangkan usai melaksanakan kewajiban pelaporan SPT Tahunan, Presiden Jokowi bersama Wapres Ma’ruf Amin dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju menunjukan bukti penerimaan elektronik (BPE). Dengan adanya BPE, menjadi tanda bahwa presiden, wapres dan seluruh menteri sudah berhasil melaporkan SPT Tahunan secara elektronik. Dimana, per tanggal 21 Maret 2023, jumlah data SPT Tahunan PPh yang telah disampaikan berjumlah 9,6 juta SPT atau tumbuh 7,71% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang jumlahnya 8,9 juta SPT. Sri Mulyani mengutarakan bahwa ini merupakan hal yang sangat baik dan dia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaksanakan kewajiban menyampaikan SPT Tahunan.

Baca juga  Polda Sulut Turunkan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Patroli SAR di Talaud

 

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jendral Pajak (DJP),  Dwi Astuti menyatakan bahwa DJP telah menyediakan beragam kemudahan pelaporan SPT Tahunan. “Kami siap membantu pengisian SPT Tahunan. Wajib Pajak dapat memanfaatkan layanan asistensi pengisian SPT dengan beragam kanal komunikasi, baik melalui interaksi media sosial, percakapan daring, telepon, hingga datang ke pojok pajak yang kami buka di pusat-pusat keramaian,” ucap Dwi. Dwi menambahkan bahwa hingga 22 Maret 2024 mendatang, pojok pajak yang dibuka untuk layanan SPT Tahunan berjumlah 1.743 buah yang tersebar di seluruh Indonesia. “Pojok pajak tersebut terletak di pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, hingga lokasi usaha wajib pajak yang karyawannya banyak. Ini kami lakukan dalam rangka jemput bola agar masyarakat mudah lapor SPT,” ungkapnya.

Baca juga  Hari ini Jerry Sambuaga Unggul 458 Suara dari CEP di Hitung Suara Sementara KPU RI

 

Dwi Astuti, mengingatkan masyarakat agar waspada dengan modus penipuan yang mengatasnamakan DJP. Ia meminta agar masyarakat agar tak segan-segan menghubungi kanal komunikasi saat menerima informasi yang berpotensi merugikan wajib pajak. “Silahkan konfirmasi ke kami melalui saluran pengaduan DJP via kring pajak 1500200, faksimile (021) 5251245, email pengaduan@pajak.go.id, twitter @kring_pajak, website pengaduan.pajak.go.id, dan chat pajak www.pajak.go.id,” ujar Dwi. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *