Cinta Laura Nilai Agenda Indonesia di World Water Forum ke-10 Krusial

Cinta Laura (kiri), Duta Komunikasi World Water Forum (WWF) ke-10 dalam acara "Yuk Ngabuburit Jelang World Water Forum ke-10” di Anjungan Sarinah, Jakarta (27/3/2024) (ANTARA/HO-Cinta Laura)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 26 APRIL 2024 (ANTARA) – Duta Komunikasi World Water Forum (WWF) ke-10 Cinta Laura mengatakan agenda yang diusung oleh Indonesia di ajang WWF ke-10 sangat krusial, mengingat masih banyak penduduk yang belum memiliki akses ke air bersih.

 

Diketahui, dalam World Water Forum ke-10, Indonesia mengusung empat agenda utama, yaitu upaya konservasi air, ketersediaan air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam. “Fokus Indonesia pada konservasi air, akses air bersih, sanitasi, keamanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana di World Water Forum sangatlah krusial,” ucap Cinta dalam keterangan tertulis kepada ANTARA, Jumat. “Dengan lebih dari 27 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki akses ke air bersih dan 80 persen penyakit disebabkan oleh kualitas air yang buruk, agenda-agenda tadi perlu segera dilakukan,” sambung dia. Cinta menilai komitmen Indonesia di WWF ke-10 sudah sangat jelas, mengingat kerentanan negara terhadap bencana alam seperti banjir dan kekeringan, yang diperparah oleh perubahan iklim.

Baca juga  Dokter Sebut Hiperaktif Bisa Diturunkan dari Orangtua

 

Dirinya melihat agenda-agenda tersebut sebagai hal yang penting untuk pembangunan berkelanjutan. “Saya ingin memberikan apresiasi atas pendekatan proaktif Indonesia dalam mengatasi masalah-masalah mendesak ini di platform global,” kata dia. Sebagai Duta Komunikasi untuk World Water Forum ke-10, Cinta mengatakan dirinya berperan untuk menyebarkan pesan-pesan penting mengenai isu-isu air kepada masyarakat Indonesia secara luas. Melalui berbagai saluran komunikasi seperti penjangkauan media, kampanye di media sosial, acara publik, dan program-program edukasi, dia berupaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya konservasi air, akses air bersih, sanitasi, keamanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana. “Dengan menyampaikan pesan-pesan ini secara efektif, kami bertujuan untuk menggerakkan dukungan masyarakat, memfasilitasi kolaborasi antara pemangku kepentingan, dan menginspirasi tindakan kolektif dalam mengatasi tantangan terkait air di Indonesia dan di seluruh dunia,” ujar dia.

Baca juga  Modric dan Lovren Diduga Didakwa karena Memberi Kesaksian Palsu

 

World Water Forum ke-10 akan diselenggarakan di Bali pada 18-24 Mei 2024. WWF merupakan forum air global yang diadakan setiap tiga tahun sekali. WWF ke-10 fokus membahas empat hal, yakni konservasi air (water conservation), air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation), ketahanan pangan dan energi (food and energy security), serta mitigasi bencana alam (mitigation of natural disasters). Sebanyak 244 sesi dalam forum tersebut diharapkan dapat memberikan hasil konkret mengenai pengarusutamaan pengelolaan air terpadu untuk pulau-pulau kecil atau Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands, pembentukan pusat keunggulan atau praktik terbaik untuk ketahanan air dan iklim atau Centre of Excellence on Water and Climate Resilience (COE), serta penetapan Hari Danau Sedunia. Pemerintah Indonesia mengundang 43 duta besar dan empat organisasi internasional untuk turut berpartisipasi dalam WWF dan menyukseskan acara tersebut.

Pewarta : Fathur Rochman

Editor : Zita Meirina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *