MANADO, 20 MEI 2024 – Mengendarai kendaraan roda dua, saat menurunkan kecepatan karena kondisi darurat,dan serba tiba-tiba ada kuncinya.
Honda dalam siaran pers yang diterima MANADONES menerangkan, selain rem maka yang diperlukan adalah Engine brake, atau proses memperlambat kecepatan motor dengan menggunakan putaran mesin ketika transmisi diturunkan ke gigi lebih rendah. Teknik ini berguna untuk membantu kerja rem dalam menahan daya dorong motor. Penggunaan engine brake sebaiknya pada kondisi tertentu saja, seperti saat melewati jalan menurun yang cukup ekstrim dan panjang.
Dengan engine brake, kerja rem akan lebih ringan. Pengendara cukup melepas gas dan menurunkan gigi ke posisi lebih rendah. Dengan langkah tersebut, laju motor akan melambat karena mesin ikut melakukan pengereman saat putaran mesin secara otomatis menyesuaikan posisi gigi. Namun wajib juga diketahui, Engine brake hanya digunakan pada kondisi tertentu saja, karena bertujuan untuk menjaga kondisi dan keawetan komponen mesin. Komponen mesin paling rawan rusak adalah gear ratio. Jika tertalu sering menggunakan engine brake apalagi dilakukan secara ekstrim, gear ratio bisa cepat aus atau bahkan rontok.
Berikut ini bagaimana cara melakukan pengereman engine brake yang aman dilansir dari laman astra-honda.com :
- Tutup Habis Gas
- Turunkan Gigi Secara Bertahap
- Jangan Buka Gas
Hindari membuka gas saat melakukan engine brake, agar RPM selalu berada di posisi rendah saat akan menurunkan gigi. Hal ini penting agar tidak ada kontra antara komponen di dalam mesin. “Perlu diingat bahwa engine brake tidak menggantikan fungsi rem depan dan belakang, hanya membantu mengurangi kecepatan motor dan hanya digunakan pada situasi tertentu atau darurat agar tidak merusak komponen mesin”, ujar Intruktur Safety Riding Honda DAW, Erickh Tijow. (graceywakary)




