MANADO, 30 JULI 2024 – Tim SAR, yang merespon permintaan keluarga Kumaat, asal Desa Lansot Timur Kabuapten Minahasa Selatan (Minsel), untuk terlibat melakukan pencarian pada anggota keluarga mereka, Fentje Kumaat sejak kemarin, akhirnya resmi dibubarkan hari ini.
Usai penemuan jenasah Kumaat, di area pertanian milik keluarga, sore kemarin. Almarhum sendiri dilaporkan oleh keluarga, sejak 23 Juli lalu melakukan aktivitas bertani, namun tidak kembali hingga ditemukan telah tidak bernyawa. “Jenazah korban, telah diserahkan kepada pihak keluarga dengan disaksikan oleh pemerintah setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR ditutup. Semua unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ujar coordinator dari Tim Rescue KPP Manado pada pencarian ini, Dwi Oktavanus.
Dalam pencarian ini, unsur yang terlibat mulai dari Tim Rescue KPP Manado dan Pos SAR Amurang yang datang dengan 14 personil, Pemerintah Desa Lansot Timur mengerahkan 10 personil, BPBD Minahasa Selatan hadir dengan 5 personil, Koramil Tareran 2 personil, Polsek Tareran sebanyak 5 personil, RAPI Minahasa Selatan dengan 2 personil, dan Masyarakat setempat serta keluarga korban sebanyak 33 orang.(graceywakary)





