MANADO, 30 OKTOBER 2024 – Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, kembali ketambahan maskapai baru yang menjadi Manado sebagai rute penerbangannnya.
Seperti yang terlihat kemarin maskapai TransNusa tipe pesawat ARJ 21 bernomor penerbangan 8B167 dengan membawa penumpang 90 penumpang dari Guangzhou China, ke Manado. Kedatangan maskapai ini disambut dengan inagurasi dari bandara Samrat. Rencananya pesawat TransNusa dengan penerbangan Internasional ini akan melalui Bandara Samrat sebanyak tiga kali dalam seminggu yaitu Selasa, Kamis dan Sabtu dengan jarak tempuh 4 jam menuju Guangzhou.

Hadir dalam acara inagurasi tersebut Asisten III Pemrov Sulut bidang ADM Fransiskus Manumpil mewakili Gubernur Sulawesi Utara, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Maya Damayanti, Direktur Utama Maskapai TransNusa Bayu Sutanto, dan Perwakilan Kepala kantor Otband wil 8. “Kami sangat antusias untuk memperkenalkan rute ini dan berharap dapat menjadi jembatan bagi lebih banyak wisatawan untuk menjelajahi keindahan Manado dan sekitarnya dan TransNusa berkomitmen untuk menyediakan layanan penerbangan yang aman, nyaman dan terjangkau bagi seluruh penumpang,” ujar Direktur utama TransNusa Bayu Sutanto.
Dalam sambutan Gubernur Sulut yang dibacakan oleh Manumpil disebutkan bahwa pemerintah mengapresiasi setinggi tingginya kepada PT transNusa Viation Mandiri atas komitmennya menghadirkan rute internasional ini yang akan mendorong sektor pariwisata, ekonomi, dan investasi di Sulut. Sementara General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Maya Damayanti mengatakan bahwa Angkasa Pura Indonesia berkomitmen menjadi mitra pemerintah Sulut dalam pembukaan rute rute khususnya Internasional dalam mendukung pemerintah untuk kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Damayanti menambahkan, hal ini juga terlihat dari peningkatan positif untuk penumpang dan pesawat Internasional dari bulan Januari sampai dengan September 2024 dibanding dengan tahun sebelumnya naik sebesar 36% untuk penumpang dan pesawat 21%. “Dengan dibukanya penerbangan Internasional ini diharapkan kedepannya akan membuka juga konektivitas dengan tujuan penerbangan ke negara negara asia lainnya dan hal ini tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan potensi pariwisata kedepannya untuk Sulawesi Utara,” ungkapnya. (gracey wakary)





