MANADO, 29 MEI 2026 – Di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel secara nyata menegaskan komitmen sosialnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Sambungkan Senyuman”.
Dimana, perusahaan telekomunikasi digital terbesar di Indonesia tersebut resmi menyalurkan total 590 hewan kurban untuk menjangkau sekitar 40.000 keluarga penerima manfaat yang tersebar luas dari Sabang hingga Merauke.
Langkah masif ini menyasar lebih dari 500 lokasi prioritas yang membutuhkan perhatian khusus. Di antaranya mencakup kawasan pemukiman di sekitar Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel, rumah sakit yang melayani kelompok rentan, yayasan sosial, masjid, panti asuhan, wilayah terdampak bencana alam, hingga daerah-daerah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi.
Dari total 590 hewan kurban yang dikonsolidasikan secara nasional, bantuan tersebut terdiri atas 109 ekor sapi dan 481 ekor kambing/domba. Khusus untuk Wilayah Pamasuka (Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan), Telkomsel mengalokasikan 71 ekor hewan kurban secara spesifik, yang meliputi kontribusi berupa 31 ekor sapi dan 39 ekor kambing demi memastikan pemerataan distribusi logistik kurban di area Indonesia Timur dan Tengah.
Guna memberikan dampak yang cepat dan praktis, inovasi distribusi diterapkan pada program kali ini. Telkomsel tidak hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk hewan hidup, melainkan juga mendistribusikan paket daging segar serta ribuan makanan siap saji, seperti lunch box dan olahan rendang instan. Upaya ini memastikan bahwa masyarakat penerima manfaat dapat langsung merasakan berkah Iduladha tanpa kendala pengolahan.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menyampaikan, “Bagi Telkomsel, momentum Iduladha bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi menjadi refleksi komitmen kami untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Setiap tahun, kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya sampai, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan,”katanya dalam siaran pers yang diterima MANADONES.
Inisiatif mulia ini terlaksana berkat komitmen gotong royong dan kolaborasi multipihak yang kuat. Ratusan hewan kurban yang disalurkan tidak hanya bersumber dari anggaran korporasi, melainkan juga berasal dari kontribusi langsung para karyawan Telkomsel serta dukungan para mitra strategis yang turut menitipkan amanah sosial mereka melalui jaringan logistik perusahaan.
Selain berimplikasi pada sektor sosial-keagamaan, program “Sambungkan Senyuman” ini secara nyata menggerakkan roda ekonomi lokal. Melalui konsep sharing economy, Telkomsel secara aktif melibatkan para peternak lokal serta Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam proses pengadaan hewan kurban hingga pengemasan logistik makanan jadi, sehingga ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dapat terbangun di berbagai wilayah tanah air.
Indra menambahkan bahwa keterlibatan banyak pihak di ekosistem digital dan logistik ini mencerminkan esensi dari nilai kebersamaan. Perusahaan percaya bahwa sekecil apa pun kontribusi yang disalurkan secara kolektif, akan mampu memicu kebahagiaan yang jauh lebih luas serta menghadirkan arti mendalam bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. (gracey)





