MANADO, 25 NOVEMBER 2024 – Pemungutan suara tinggal menghitung hari, warga Sulawesi utara (Sulut) terus didorong untuk mempergunakan hak pilihnya di Tempat Pemunggutan Suara (TPS) pada 27 November lusa.
Dan Bawaslu Sulut, telah merilis enam indikator TPS rawan yang ada di 15 kabupaten dan kota yaitu pertama ada sekira 436 TPS yang memiliki riwayat terjadinya kekerasan di TPS. Kedua, 313 TPS yang terdapat potensi Memilih Memenuhi Syarat namun tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) (Potensi DPK). Ketiga, ada 283 TPS yang terdapat kendala jaringan internet di lokasi TPS Keempat, ada 130 TPS yang memiliki riwayat logistik pemungutan dan penghitungan suara mengalamai kerusakan di TPS pada saat Pemilu. Kelima, ada 129 TPS yang terdapat kendala aliran listrik di lokasi TPS.
Dan keenam, ada 91 TPS yang berada di dekat rumah pasangan calon atau posko tim kampanye pasangan calon. “Hasil ini, memberikan pemahaman juga kepada masyarakat untuk mencegah hal-hal kerawanan, yang dapat terjadi dengan melakukanya patroli pengawasan pada setiap TPS, serta membagikan sosialisasi politik kepada masyarakat,” jelas Komisioner Bawaslu Sulut Steffen Stevanus Linu dalam konfrensi pers yang digelar sore tadi di Kantor Bawaslu Sulut, Manado. (agung koyongian)





