MANADO, 22 AGUSTUS 2025 – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi Utara (Sulut) dengan dukungan TNI AL, resmi melepas keberangkatan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025.
Dalam ajang rutin untuk sosialisasi Rupiah Berdaulat ini, sebanyak 12 karyawan KPw BI Sulut masuk sebagai tim ERB 2025 Sulut. Menurut Kepala KPw BI Sulut, Joko Supratikto, 12 personel BI ini bergabung dengan kru KRI Sampari-628 untuk berlayar ke lima pulau di Kepulauan Sangihe dan Talaud pada 19–25 Agustus 2025. “Mereka hadir untuk kembali melakukan sosialisasi Rupiah bukan hanya alat bayar, tetapi juga identitas, pemersatu, dan simbol kedaulatan negara. Selama Rupiah hadir di setiap pulau, kedaulatan bangsa ini akan tetap tegak berdiri,” tegas Joko dalam sambutannya pada pelepasan ERB Sulut 2025 di Bitung belum lama ini (19/8).
Sementara itu pada MANADONES kepala tim ERB Sulut 2025, Raja Alfredo Siregar, tim akan memastikan ketersediaan Rupiah yang ada di lima pulau perbatasan RI – Filipina yang ada di dua kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud yang menjadi target kegiatan ini. “Seperti dikatakan Kepala BI KPw Sulut bahwa kami hadir membawa tiga misi utama yaitu memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah perbatasan, menarik uang lusuh agar kualitas uang tetap terjaga, serta memberikan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” Siregar.
Sambil mengungkapkan ERB2025 Sulut ini makin aman dengan hadirnya TNI AL sebagai bagian dari ERB2025 Sulut. Seperti diketahui kegiatan ini menggunakan KRI Sampari-628, kapal cepat rudal yang menjadi ujung tombak TNI AL, dan bertujuan ke Pulau Karakelang Talaud, Nanusa Talaud, Marore Sangihe, Karatung Talaud dan Pulau Kabaruan Talaud.(graceywakary)





