Transaksi QRIS di Sulut Tembus Rp1,86 Triliun

Kegiatan pendampingan laporan Championship P2DD di Kantor BI Sulut belum lama ini.

MANADO, 28 APRIL 2026 – Transformasi digital di Sulawesi Utara (Sulut) mencatatkan akselerasi luar biasa pada awal tahun 2026.

 

Bacaan Lainnya

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulut mencatat nilai transaksi QRIS pada triwulan pertama telah menembus angka Rp1,86 triliun dengan total 16,06 juta transaksi.

 

Angka ini menunjukkan lonjakan hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, mencerminkan perilaku masyarakat yang semakin adaptif terhadap sistem pembayaran non-tunai.

 

Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah KPwBI Sulut, Ircham Andrianto Taufick, menjelaskan bahwa masifnya penggunaan QRIS menjadi peluang besar bagi optimalisasi keuangan daerah. Hingga Maret 2026, jumlah merchant QRIS di Sulut telah melampaui 373 ribu dengan 555 ribu pengguna aktif.

Baca juga  Jurani PSI Imbau Warga Manado Jangan Takut Divaksin

 

“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari digitalisasi. Dengan sistem yang transparan dan efisien, masyarakat lebih mudah membayar kewajiban, sementara pemerintah daerah dapat meningkatkan penerimaan dan memperkuat kemandirian fiskal,” ujar Ircham dalam Kegiatan pendampingan laporan Championship P2DD di Manado.

 

Bank Indonesia memproyeksikan jumlah merchant akan terus tumbuh hingga mencapai 400 ribu dengan 640 ribu pengguna pada akhir tahun 2026. Pertumbuhan ini diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berdaya saing. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *