Pelatihan Panel Surya Dukung Transisi Energi Diresmikan

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re meluncurkan Program Pelatihan Panel Surya untuk Negeri bersama SMK Muhammadiyah 1 Jakarta sebagai bentuk dukungan terhadap agenda transisi energi bersih nasional di Jakarta pada Kamis (18/9/2025). ANTARA/HO-Indonesia Re

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

JAKARTA, 22 SEPTEMBER 2025 (ANTARA) – PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re meluncurkan Program Pelatihan Panel Surya untuk Negeri bersama SMK Muhammadiyah 1 Jakarta sebagai bentuk dukungan terhadap agenda transisi energi bersih nasional.

 

Program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Kamis (18/9). Inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya percepatan swasembada energi berbasis sumber daya nasional yang bersih dan efisien.

 

Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM, dan Corporate Secretary Indonesia Re, Robbi Yanuar Walid, dalam keterangannya pada Senin menyatakan program ini bukan hanya mendukung pengembangan energi terbarukan, tetapi juga mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan relevan di era transisi energi. “Kami ingin melahirkan teknisi-teknisi handal yang memahami teknologi panel surya, dan proses itu harus dimulai dari sekolah,” ujarnya.

Baca juga  Secret Number Ajak Penggemar Bersenang-senang dalam Konser di Jakarta

 

Sebagai bagian dari program, Indonesia Re juga menghadirkan demonstrasi langsung sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan sekolah. Panel surya berkapasitas 5.000 watt yang dipasang di atap sekolah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik operasional sekaligus menurunkan emisi karbon hingga sekitar 12 ton karbondioksida per tahun.

 

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Febriantoni, menyebut dukungan ini semakin memotivasi sekolah untuk memanfaatkan energi terbarukan. Sebelumnya, sekolah telah mencoba pemakaian panel surya skala kecil dan menampilkannya dalam expo tingkat nasional.

 

Selain di sekolah, Indonesia Re juga meresmikan fasilitas wall charger kendaraan listrik di kantor pusat perusahaan di Jakarta. Fasilitas tersebut menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik serta pengurangan emisi karbon dari aktivitas operasional. Indonesia Re menargetkan program ini mampu mencetak lebih dari 200 teknisi PLTS tersertifikasi pada 2030 serta berkontribusi terhadap pencapaian target net zero emission Indonesia.

Baca juga  Perpusnas Buat 100 Judul Komik dari Naskah Kuno Sasar Pembaca Muda

 

Pewarta : Ida Nurcahyani

Editor : Triono Subagyo

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *