MANADO, 24 OKTOBER 2025 – Masyarakat, dan wisatawan, masih dilarang melakukan kunjungan dan aktivitas disekitar puncak kawasan Gunung Soputan.
Ini dijelaskan oleh Penyusun Laporan dari Pos Pos Pengamatan Gunungapi Soputan, Badan Geologi (BG), Steve Stuward Muaja Rotti AMd pagi tadi. Dijelaskan, berdasarkan pemantauan hingga 00.00 Wita subuh tadi, aktivitas dari gunung api yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dengan ketinggian di 1.809 Mdpl masih mengalami kegempaan vulkanik dalam, tektonik lokal, dan tektonik jauh.
“Saat ini Gunung Soputan di Level II dengan status waspada, dan kami merekomendasikan beberapa hal dan masyarakat,” kata Rotti. Rekomendasikan ini berupa anjuran agar masyarakat yang ada di sekitar Soputan maupun pengunjung, wisatawan dan pendaki agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari puncak Soputan. Hindari juga area wilayah sektoral arah barat-baratlaut sejauh 2.5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran.
Juga, masyarakat yang bermukim yang beraktivitas disekitar bantaran sungai yang berhulu di sekitar lereng Soputan diminta untuk mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar terutama ketika musim hujan, beberapa sungai diantaranya adalah Sungai Ranowangko, Lawian, Popang dan Londola Kelewahu. “Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan,”tambahnya. (gracey)





