Siswi di Nias Utara Kirim Surat ke Presiden Apresiasi Fasilitas MBG

Seorang siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 077279 Siofabanua di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatra Utara, mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 22 JUNI 2026 (ANTARA) – Seorang siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 077279 Siofabanua di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatra Utara, mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mengapresiasi fasilitas pendidikan lengkap dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

“Bagus sekali. Nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat menerima surat tersebut dalam kunjungan kerjanya di Nias Utara, dikutip dari siaran resmi BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin.

 

Siswi kelas tiga berusia sembilan tahun bernama Nasya Losefa Zega tersebut menyerahkan langsung surat tulisan tangan berjudul “Surat Cinta untuk Pak Presiden” itu kepada Mendikdasmen untuk diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga  Gibran di G20: Program MBG dari Prabowo Adalah Investasi Strategis

 

Saat menerima surat tersebut pada kunjungan kerja di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), Abdul Mu’ti sempat menanyakan keaslian tulisan tangan kepada siswi tersebut. Nasya kemudian mengonfirmasi bahwa surat itu ditulis secara mandiri oleh dirinya sendiri.

 

Dalam suratnya, Nasya menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden atas renovasi bangunan sekolah dan penyediaan fasilitas teknologi mutakhir. Ia menjelaskan bahwa proses belajar mengajar bersama rekan-rekannya kini menjadi lebih menyenangkan berkat kehadiran infrastruktur tersebut.

 

“Terima kasih, Bapak Presiden. Sekolah kami sekarang sudah direnovasi dan kami belajar menggunakan Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali bisa belajar bersama teman-teman,” tulis Nasya dalam suratnya.

 

Selain mengapresiasi perbaikan fasilitas fisik dan pengadaan papan interaktif digital (PID) atau interactive flat panel (IFP), Nasya juga mengungkit implementasi program Makan Bergizi Gratis di sekolahnya. Ia menyatakan bahwa setiap hari menunggu kedatangan mobil pengantar makanan yang membawa menu makanan ke sekolah.

Baca juga  Indonesia Percaya Diri Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U19

 

Kehadiran program pemenuhan gizi tersebut memberikan dampak ekonomi langsung bagi tabungan pribadinya. Nasya menceritakan bahwa uang saku yang sebelumnya dialokasikan untuk membeli makan siang kini dialihkan untuk pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolahnya.

 

“Setiap hari kami menikmati makanan yang enak. Uang jajan yang biasanya saya gunakan untuk membeli makan siang sekarang bisa saya tabung untuk membeli perlengkapan sekolah,” ungkap Nasya.

 

Pada bagian akhir surat tersebut, Nasya menyampaikan permohonan maaf apabila suratnya dianggap merepotkan Presiden. Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus belajar dengan tekun, menghormati tenaga pendidik, menyayangi teman-teman sekolah, serta menuliskan cita-citanya menjadi guru di desanya.

 

Pewarta : Aditya Ramadhan

Editor : Fitri Supratiwi

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *