MANADO, 17 JANUARI 2026 – Bagi para pecinta jalan jalan di gunung yang ada di Sulawesi utara (Sulut), maka daftar untuk berkunjung ke kawasan Gunung Lokon untuk ditunda dulu.
Pasalnya, gunungapi yang aktif ini, masih berstatus level II atau waspada oleh Pos Pengamatan Gunungapi Lokon yang ada di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Enegi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Dalam siaran pers yang diterima MANADONES pagi tadi, maasyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati dan melakukan aktivitas di dalam radius 1.5 km dari Kawah Tompaluan (Pusat Aktivitas)
Diminta juga, jika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat di himbau untuk tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata). “Kami juga minta agar masyarakat yang tinggal di area Gunungapi Lokon untuk mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Lokon terutama pada musim hujan,” tulis penyusun laporan Pos Pengamatan Gunungapi Lokon, Julius Rampolii, sambil menyebut masyarat bisa memantau aktivitas gunungapi melalui https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan, dan diimbau tidak terpancing isu atau berita hoaks. (vero)





