Rupiah Menguat Dipicu Optimisme Kesepakatan Damai AS-Iran

Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Rabu (21/1) bergerak menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari hari sebelumnya Rp16.956 per dolar AS. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

 

JAKARTA, 21 APRIL 2026 (ANTARA) – Nilai tukar rupiah pada Selasa pagi menguat 42 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.126 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.168 per dolar AS.

 

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah dipicu optimisme kesepakatan damai antara AS dengan Iran. “Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah dan harga minyak mentah dunia yang turun oleh optimisme apabila kesepakatan damai akan tercapai setelah Iran mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Baca juga  Kolaborasi Indosat – Indepay Hadirkan Fitur PaybyBank

 

Laporan Sputnik mengungkapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, perwakilannya sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk mengambil bagian dalam negosiasi tentang Iran. Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz juga mengatakan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran akan dilanjutkan dalam 24 jam ke depan. Ia menambahkan bahwa perjanjian gencatan senjata dengan Iran, yang berakhir pada 22 April, mungkin diperpanjang.

 

Namun, sebagaimana disampaikan Anadolu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan bahwa Iran tidak memiliki rencana untuk menggelar putaran baru perundingan dengan AS, tak menerima batas waktu atau ultimatum apapun dalam memperjuangkan kepentingan nasional. Pernyataan tersebut muncul ketika dua sumber Pakistan yang mengetahui proses mediasi mengatakan, kepada Anadolu bahwa delegasi Iran akan menghadiri putaran kedua perundingan dengan AS.

Baca juga  Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Naik Rp29.000 jadi Rp2,59 Juta/Gram

 

“Investor hanya optimistis akan perundingan damai, sedangkan kesediaan berunding Iran masih simpang siur sebenarnya. Ada laporan yang menyebutkan Iran akan mempertimbangkan, ada laporan yang menyebutkan Iran masih menolak. Pasar hanya lebih yakin akan terjadinya perundingan tersebut,” ungkap Lukman. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.050-Rp17.200 per dolar AS.

 

Pewarta : M Baqir Idrus Alatas

Editor : Abdul Hakim Muhiddin

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *