MANADO, 3 JULI 2026 — Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menetapkan tingkat aktivitas Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)tetap berada pada Level III (Siaga).
Menyusul status tersebut, masyarakat dan wisatawan dilarang keras memasuki atau beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari pusat kawah gunung. Dalam siaran pers yang diterima MANADONES, Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas vulkanik Gunung Awu sepanjang periode 23 hingga 30 Juni 2026.
“Dinamika dari aktivitas magmatik Gunung Awu masih berlanjut. Oleh karena itu, tingkat aktivitasnya belum diturunkan dan tetap berada pada Level III (Siaga),” ujar Lana.
Meskipun secara visual asap kawah tidak teramati karena embusan masih berkisar di dalam kawah, data instrumental menunjukkan adanya akumulasi tekanan di kedalaman dangkal. Hal ini berpotensi memicu berbagai ancaman bahaya bagi keselamatan warga, seperti erupsi magmatik eksplosif, erupsi efusif, aliran lava baru, erupsi freatik, longsoran kubah lava, dan gas beracun.
Badan Geologi meminta masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh berita bohong (hoax), serta selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Awu di Tahuna. (vero)

![[J&T Express] Foto Pendukung 1 - Perluasan J&T International](https://manadones.co.id/wp-content/uploads/2026/07/JT-Express-Foto-Pendukung-1-Perluasan-JT-International-200x112.jpg)



