MANADO, 27 JULI 2026 – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, saat ini berada pada tingkat aktivitas Level II (Waspada).
Berdasarkan laporan pengamatan Pos Pengamatan Gunungapi Karangetang periode Minggu (26/7/2026) pukul 00:00–24:00 WITA, pengamat mencatat hadirnya fenomena sinar api di area puncak. “Pada malam hari tampak samar-samar sinar api setinggi kira-kira 5 hingga 10 meter pada kedua puncak,” ujar Penyusun Laporan PVMBG, Umar Syarif, dalam laporan resminya.
Secara visual, gunung setinggi 1.784 mdpl ini sempat tertutup kabut tipis hingga sedang, sementara asap kawah tidak teramati. Dari sisi kegempaan, terekam 29 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,5–20 mm, 4 kali tremor non-harmonik, 1 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa tektonik lokal, serta 5 kali gempa tektonik jauh.
Kondisi cuaca di sekitar area gunung terpantau cerah hingga hujan dengan volume curah hujan mencapai 4,37 mm per hari, disertai angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur.
Merespons kondisi tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi warga setempat maupun wisatawan yaitu masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas atau mendaki dalam radius 1,5 km dari puncak Kawah Utara dan Kawah Utama di Selatan), waspadai guguran lava dan awan panas guguran sewaktu-waktu dari penumpukan material lava yang belum stabil, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya.
Dan bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai berhulu dari puncak Gunung Karangetang diimbau meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya lahar hujan dan banjir bandang hingga ke area pantai. (vero)





