MANADO, 9 SEPTEMBER 2026 — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memantapkan akselerasi transaksi nontunai di wilayahnya.
Dalam agenda High Level Meeting TPID dan TP2DD, Pemkab Boltara resmi meluncurkan kanal pembayaran QRIS untuk retribusi pelayanan kesehatan di enam BLUD Puskesmas, yakni Puskesmas Buko, Tuntung, Bolangitang, Sangkub, Sangtombolang, dan Ollot.
Inovasi layanan publik ini diluncurkan menyusul rekor pencapaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Boltara yang melesat ke angka 95,00% pada Semester I 2026, menjadikannya masuk dalam kategori daerah “Digital”.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut, Purwanto, menyambut positif capaian tersebut. Namun, ia merekomendasikan agar Pemkab Boltara terus mendongkrak proporsi realisasi penerimaan dari seluruh kanal digital (QRIS, Mobile Banking) maupun nondigital (ATM, EDC), tanpa mengesampingkan layanan konvensional. “Komitmen Pemkab Boltara mendorong digitalisasi Pajak dan Retribusi Daerah sangat diapresiasi. Sinergi ini menjadi fondasi penting efisiensi tata kelola keuangan daerah,” ungkap Purwanto.
Selain peluncuran QRIS Puskesmas, Pemkab Boltara bersama BI juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan retribusi daerah yang mencatatkan transaksi digital nominal tertinggi sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat. (gracey wakary)






