Menjemput Impian di Polimdo demi Bangun Bumi Wamena

Yepron dan Amsal, bersama wisudawan Polimdo lainnya yang berasal dari Wamena.

MANADO, 20 JULI 2026 – Raut bahagia tak lepas dari wajah Amsal Kogoya dan rekannya, Yepron Yigibalom.

 

Bacaan Lainnya

Hari ini, toga yang membalut tubuh keduanya menjadi bukti tuntasnya sebuah perjuangan panjang jauh dari kampung halaman mereka di Bumi Papua, Wamen. Di hadapan Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Dra. Mareyke Alelo, MBA, dan senat terbuka serta para undangan keduanya resmi dikukuhkan bersama 273 wisudawan lainnya.

 

Baca juga  12 Mahasiswa Polimdo Berhasil Raih IISMA 2024

Bagi Amsal, kelulusannya dari Program Studi Akuntansi Perpajakan bukan sekadar akhir masa studi, melainkan awal menunaikan janji bagi tanah kelahirannya di Wamena. Pada MANADONES, keduanya kemudian menceritakan perjuangan mereka demi menembus Polimdo usai menunaikan SMA mereka.

 

Keduanya bersama puluhan pemuda Wamena lainnya, memilih untuk menyeberangi lautan menuju Bumi Nyiur melambai demi mengejar cap sebagai lulusan Polimdo. “Sudah jadi tradisi lama, bahwa jika ingin menjadi pemuda Wamena yang berguna dan berdaya saing, maka belajarlah di Politeknik Negeri Manado,” tutur Amsal dengan mata berbinar.

 

Sementara Yepron menyebut,  tradisi ini sudah menjadi keyakinan di kalangan anak-anak muda Wamena bahwa bekal vokasi di Polimdo adalah kunci untuk pulang dan membangun daerah. “Apa yang kami pelajari di Polimdo, akan kami terapkan di Wamena, dan kami ingin menjadi bagian manusia Indonesia yang ikut berkontribusi pada negeri, selain sebagai balasan karena kami mengenyam pendidikan menggunakan Kartu Indonesia Pintar atau KIP,” urainya.

Baca juga  BMKG: El Nino 2026 Berpotensi Menjadi Sangat Kuat

 

Dengan menyandang gelar wisudawan dari perguruan tinggi vokasi unggulan di Indonesia yang ada di Sulut ini, keduanya menyebut sudah berjalan selangkah ke depan, untuk modal berharga mereka untuk maju, terutama tekad kuat untuk segera kembali ke ke Wamena, dan menjadi bagian dari perubahan nyata pembangunan disana. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *