MANADO 11 Juli 2026 – SEHAT dan bugar itu penting, untuk penurunan massa dan fungsi otot atau sarcopenia, wajib diwaspadai.
Pasalnya sacopenia, kini menjadi ancaman serius yang sering tidak disadari oleh masyarakat urban. Menurut, dokter spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Raspati, Sp.KO, individu yang mengalami sarcopenia berisiko mengalami penurunan fungsi fisik serta kognitif hingga dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.
Dimana, banyak masyarakat keliru menganggap bahwa olahraga kardio ringan seperti jalan kaki sudah cukup untuk menjaga kebugaran di usia tua. “Aktivitas jalan kaki memang baik untuk kesehatan kardiovaskular, tetapi belum cukup kuat untuk mempertahankan massa otot. Latihan yang paling efektif adalah resistance training atau latihan beban. Tujuannya adalah menjaga kemandirian fisik jangka panjang karena menjaga otot adalah menjaga kualitas hidup,” paparnya dalam konferensi pers.
Data medis menunjukkan bahwa asupan protein yang rendah (kurang dari atau sama dengan 1 g/kgBB/hari) serta minimnya aktivitas fisik (kurang dari 150 menit/minggu) berkorelasi langsung pada percepatan sarcopenia. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, kebutuhan protein harian usia produktif berkisar antara 60-65 gram, dan angka tersebut wajib ditingkatkan seiring intensitas olahraga.
Merespons urgensi medis tersebut, brand nutrisi HiLo meluncurkan kampanye nasional #NabungOtot melalui gelaran HiLo Strong Fest 2026 yang dilaksanakan serentak di 14 kota, termasuk Manado, Medan, Jakarta, hingga Makassar. Event ini memadukan edukasi kesehatan struktural dengan festival olahraga massa guna memperkenalkan ragam latihan beban yang adaptif bagi masyarakat luas. (gracey wakary)




