Kamis, BMKG: Mayoritas Kota Besar Alami Berawan-Hujan Ringan

Ilustrasi..seorang warga sedang berjalan menggunakan payung di tengah hujan lebat (ANTARA/HO-)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026 (ANTARA)— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Kamis.

 

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Masayu F menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua dan Papua Pegunungan.

 

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi. Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan sejumlah kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini, diantaranya ialah wilayah Medan, Pekanbaru, dan Tanjung Selor.

Baca juga  Nicholas Saputra Belajar Banyak dari Serial “Secret Ingredient”

 

Sejumlah kota besar lainnya hanya akan mengalami hujan ringan, yaitu wilayah Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Banda Aceh, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Manokwari.

 

Sebelumnya pada Selasa (25/8), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 473 titik panas (hotspots) di Kalimantan Selatan, Selasa, yang tersebar di 11 kabupaten dan kota dengan sebaran terbanyak terdeteksi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Banjar.

Baca juga  Bapak 66 Tahun Asal Solo ini Rela ke Masjid Istiqlal untuk Lihat Paus

 

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor BMKG Kalimantan Selatan, Utari Randiana, mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan Sistem Informasi Hotspot Kalimantan per Selasa pukul 07.00 Wita. Dalam hasil pemantauan tersebut, terdapat dua wilayah yang tidak terdeteksi titik panas, yaitu Banjarmasin dan Balangan.

 

“Dari total 473 titik panas tersebut, sebanyak 425 titik memiliki tingkat kategori sedang, 32 titik kategori tinggi, dan 16 titik dengan kategori rendah. Kategori sedang menjadi yang paling dominan dengan proporsi sekitar 89,9 persen,” kata Utari di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa.

 

Oleh Hana Dewi Kinarina Kaban

Editor : Sambas

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *