MANADO, 15 OKTOBER 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), sore kemarin, menggelar aksi kemanusiaan untuk warga Kota Manado yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua BEM Unsrat periode 2026–2027 Kevin Kristovel Dayo, dan Wakil Ketua Excellent Putra Montolalu bergerak bersama anggota BEM lainnya di area pusat kota, sambil membagikan 1.000 masker dan paket vitamin gratis. Aksi sosial ini, diungkap Daya sebagai aksi kebersamaan yang semuanya menggunakan dana pribadi mereka. Pembagian masker dan vitamin ini sendiri menyasar masyarakat umum, pekerja jalanan, hingga pengemudi transportasi umum yang paling rentan terpapar polusi udara.
Ketiga komponen tersebut yaitu pembagian masker, asupan vitamin, dan edukasi bahasa menghirup asap karhutla, diharapkan dapat menekan angka gangguan pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang cenderung meningkat akibat asap kebakaran hutan.

“Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian nyata mahasiswa Unsrat terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Kabut asap dan polusi udara yang terjadi belakangan ini akibat kebakaran hutan sudah sangat mengkhawatirkan,” ujar Dayo di sela-sela kegiatan.
Melalui aksi ini, BEM Unsrat juga mendesak pihak-pihak terkait dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas serta solusi jangka panjang dalam menanggulangi dan mencegah insiden kebakaran hutan di wilayah Sulawesi Utara agar pencemaran udara serupa tidak terus berulang. (gracey wakary)






