MANADO, 13 APRIL 2026 – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan adanya peningkatan aktivitas gempa vulkanik dalam pada Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Ini berdasarkan periode pengamatan pada Minggu (12/4) kemarin, pada gunung api setinggi 1.784 mdpl tersebut kini berada pada Tingkat Aktivitas Level II (Waspada). Dalam siaran pers yang diterima MANADONES, dijelaskan oleh petugas Pos Pengamatan Gunungapi Karangetang, Yudia Prama Tatipang, tercatat adanya 29 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 10-50 mm.
“Gempa vulkanik dalam terpantau agak meningkat dibandingkan periode sebelumnya,” tulis Yudia dalam laporan resmi KESDM, Badan Geologi. Menyikapi perkembangan tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat dan wisatawan:
- Zona Larangan: Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 1,5 km dari puncak Kawah Dua (Utara) dan Kawah Utama (Selatan), serta area perluasan sektoral ke arah selatan-barat daya sejauh 2,5 km.
- Bahaya Guguran: Warga diminta mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas guguran yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat penumpukan material lava lama yang tidak stabil, terutama ke arah sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya.
- Ancaman Lahar: Masyarakat di bantaran sungai yang berhulu di puncak Karangetang diminta siaga terhadap potensi banjir lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke area pantai.
Pemerintah daerah dan instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas gunung api aktif ini guna mengantisipasi eskalasi ancaman lebih lanjut. (vero)





