Ini Lima Daerah di Sulut yang Paling Banyak Memiliki Pasien Positif Covid-19

MANADO — Hingga kini, Corona Virus Disease 19 atau biasa disebut Covid – 19, belum ditemukan vaksin penyembuhnya, untuk itu warga Sulawesi Utara (Sulut), harus patuh dengan imbauan pemerintah saat ini.

Ini ditegaskan oleh juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel pada Manadones. Dalam grafik epidemiologi Gugus Tugas Covid-19 Sulut, tren yang terjadi hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda turunnya jumlah pasien positif dari wabah asal China ini. “Yang terlihat adalah tren yang terus menanjak naik dan bukan melandai. Ini artinya kita belum bebas dari Covid-19. Kunci utama untuk menekan penyebaran adalah patuh dengan protokol covid yang ada mulai dari menggunakan masker, rajin cuci tangan hingga menghindari kerumunan massa,” jelas Dandel, sembari menyebut data ini per 14 Juni lalu.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Gojek Kolaborasi dengan Rich Brian

Dalam hal ini, Dandel juga mengungkap dimana menurut data yang dimiliki oleh Gugus Tugas Covid-19 Sulut, Kota Manado menjadi daerah terbanyak yang memiliki pasien positif dengan total 458 warga, kemudian disusul oleh Kabupaten Minahasa dengan 58 warga, diposisi ketiga adalah Kota Tomohon dengan 38 warga dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memiliki 29 pasien positif Covid-19 serta Kota Bitung di posisi kelima dengan jumlah pasien positif sebanyak 14 orang. “Itulah kelima daerah di Sulut yang memiliki pasien positif Covid-19 terbanyak,” tutur Dandel. Dandel juga mengingatkan bahwa virus yang mirip dengan SARS ini juga bisa hilang jika tubuh yang terinfeksi mau melakukan perawatan. “Memang belum ada vaksin untuk menetralisir atau menghilangkan infeksi nya secara langsung. Namun jika para pasien yang terinfeksi mau mengikuti ajuran medis dengan protokol yang ada maka virus ini bisa hilang dengan sendirinya,” tambahnya.

Baca juga  Dukung Pastane Distan Sangihe Siapkan Program Unggulan

Sementara itu, Walikota Manado GS Vicky Lumentut terus melakukan sosialisasi pada warga serta meminta Gugus Tugas Covid-19 di Manado untuk tak henti melakukan searching dan tracking pada warga yang terindikasi sebagai kontak erat resiko tinggi (KERT), dari beberapa kasus yang terjadi di kota ini, selain adanya pemeriksaan warga luar daerah yang datang ke Manado. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *