Satu Unit Mobil PCR yang Mampu Uji 700 Sampel Hadir untuk Manado

LIPUTAN KHUSUS

MANADO — Wabah Corona Virus Disease -19 atau Covid -19, hingga kini belum berakhir dan masih terus merajalela mengintai warga termasuk yang ada di Kota Manado.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kota Manado, mulai dari walikota, satuan tugas Covid -19 Kota Manado hingga para SKPD hingga kini rutin turun lapangan, untuk melakukan sosialisasi pada warga agar waspada dan patuh pada protokol kesehatan Covid -19. Selain itu, belum lama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah melakukan pengadaan satu unit mobil polymerase chain reaction (PCR), yang berguna mempercepat penanganan covid-19 di Kota Manado yang dari data Gugus Tugas Nasional masih tinggi yakni kembali ke zona merah.

 

 

 

 

 

 

 

 

“Mobil PCR ini, segera akan digunakan untuk percepatan penanganan covid-19 di Kota Manado,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Marini Kapojos dalam laporan pendahuluan dihadapan Walikota Manado, GS Vicky Lumentut, bersama Tim Pendamping Pengadaan Barang dan Jasa, Inspektur Kota Manado, BPKP Perwakilan Sulut, Kejaksaan Tinggi Sulut dan Kejaksaan Negeri Manado, bertempat di Youth Center Kawasan Mega Mas, Senin ( 07/09) tadi siang.

Baca juga  Gibran Dampingi Prabowo di Pelantikan Perwira TNI-Polri

 

 

 

 

Dijelaskannya, pengadaan mobil PCR yang dioperasionalkan oleh 14 orang yang terdiri dari tenaga konsultan kesehatan dari RSUP Prof Kandouw Manado, dan tenaga kesehatan lainnya, dua tenaga administrasi dan dua tenaga sopir, dalam upaya percepatan tes swab untuk deteksi paparan virus corona.

Walikota Manado, langsung memberikan apriasi atas kehadiran satu unit mobil PCR milik Pemkot ini, melalui pengadaan mobil PCR ini dapat mempercepat penanganan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Manado.

 

 

 

 

 

 

 

 

Walikota pun menjelaskan bahwa dia sangat serius dalam penanganan pendemi corona virus tersebut, kala itu Januari awal covid-19 belum ada kasus terkonfrimasi di Kota Manado masih ramai di Wuhan Cina, saya sudah melakukan koordinasi dengan Direktur RSUP Prof Kandouw Manado dan dilanjutkan dengan melihat dari dekat alat pengukur suhu tubuh di bandara Sam Ratulangi bersama Otoritas Bandara dan Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Manado, pasalnya Manado merupakan salahsatu kota di Indonesia yang membuka penerbangan langsung dari Wuhan yang berpotensi terpapar corona virus.

Baca juga  Macet Dianggap Biasa Aksi Baborong Terus Terjadi di Megamall

 

 

 

 

“Langkah penanganan sudah kami lakukan jauh hari sebelum ada kasus pasien 01, pada 14 April lalu sehingga dengan hadirnya mobil PCR ini kami berharap dapat segera bekerja guna percepatan penanganan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Manado, ujar walikota dua periode pilihan rakyat.

GSVL juga berharap, dengan adanya mobil PCR mempercepat tes swab dan hasil tes yang dikeluarkan lebih cepat, sehingga mempermudah tenaga kesehatan dalam melakukan tracing covid.

“Melihat kapasitasnya, mobil PCR bisa melakukan uji hingga 400 – 700 sampel per hari. Maka dengan adanya mobil PCR ini, maka kapasitas maksimal layanan swab test di Kota Manado bisa dimaksimalkan, dengan harapan proses tes swab dengan PCR bisa dilakukan dengan cepat. Mari bersama kita bergotong-royong pemerintah dan masyarakat memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Manado ini, dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan atur jarak fisik ketika ada di tempat umum, “ ucap Walikota kembali.(graceywakary/liputan khusus)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *