Foto: Rion Noval/Sea Soldier Manado
MANADO – Walau pandemi masih mengintai dan naiknya status Kota Manado sebagai kota dengan zona merah untuk penyebaran Corona Virus Disease -19 alias Covid -19, namun pada Juli lalu wisatawan macanegara alias wisman asal China, masih menjadikan Nyiur melambai sebagai tujuan jalan jalan mereka.
Ini dibuktikan dengan data yang dikeluarkan per 1 September 2020 lalu oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut. Dimana wisman yang datang ke Sulut melalui pintu masuk dari bandara Sam Ratulangi per Juli 2020 sebanyak 693 orang, yang semuanya adalah warga negara China. Jumlah ini disebut oleh Kepala BPS Sulut, Ateng Hartono dalam rilis media meningkat jika dibanding Juni 2020 lalu. Namun, jika dibandingkan dengan bulan Juli 2019 lalu kunjungan wisman menurun sebesar 93,82 persen. “Jumlah wisman ke Sulut Juli 2020 secara kumulatif mencapai 14.964 orang. Angka ini menurun dibandingkan jumlah wisman secara kumulatif pada bulan Juli di 2019 lalu yaitu 73.137 orang,” ujar Ateng, dalam rilis per 1 September 2020 lalu. Berikut data BPS Sulut yang bisa diakses umum oleh warga tentang kedatangan wisman, https://sulut.bps.go.id/pressrelease/2020/09/01/659/perkembangan-pariwisata-sulawesi-utara-bulan-juli-2020–.html. (graceywakary)





