MANADO — Debat publik untuk para calon pemimpin daerah di Sulawesi utara (Sulut), yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), mendapat pengawalan keamanan ketat dari aparat keamanan Polda Sulut.
Alhasil, debat terbatas dengan menggunakan protokol kesehatan Corona Virus Disease 19 atau Covid -19, yang mempertemukan para calon pemimpin daerah, mulai dari debat publik untuk para pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulut pada (5/11) lalu, kemudian debat publik paslon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tomohon dan debat publik paslon Walikota dan Wakil Walikota Bitung tahap pertama sore hingga malam tadi berjalan aman dan terkendali. Ini semua tidak lepas dari kesigapan aparat Polda Sulut. Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, seluruh kegiatan dalam tahapan Pilkada wajib mendapat pengamanan Kepolisian. “Semua tahapan pilkada yang dihelat oleh KPU sudah pasti kami dilibatkan dan kami juga mengerahkan personel pengamanan yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja 2020,” tutur Kombes Pol Jules Abraham Abast seperti yang dikutip MANADONES dalam rilis media yang dikirimkan siang tadi.
Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh menyebut pihaknya selalu berkordinasi dengan aparat keamanan dalam hal ini Polda Sulut untuk keamanan penyelengaraan Pilkada di Nyiur Melambai. “Pengamanan dari Polri dalam hal ini Polda Sulut, sudah jadi protap dalan penyelenggaraan tahapan pilkada Sulur. Dan sejauh ini semua aman,” ungkap Mewoh pada media. Dia berharap debat publik pekan depan bisa tetap aman dan berjalan baik. (graceywakary)





