AIRMADIDI, 01 DESEMBER 2021 – Sebanyak, 24 penodor darah, telah berada di Kantor TP PKK Minahasa Utara (Minut), sejak pukul 08.30 Wita, untuk melakukan aksi kemanusiaan.
Setelah melalui proses screening, dan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim PMI Minut, hanya 14 orang yang dinyatakan laik, untuk melakukan aksi donor darah yang digelar oleh Forum Perempuan Jurnalis Idonesia (FJPI) Sulawesi utara (Sulut), bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut dan TP PKK Minut.

Menurut Sekretaris PMI Minut, Melkie Mewengkang para pendonor lainnya belum bisa mendonorka darah nya, karena HB rendah alias di bahwa 12,5. “Selain itu, tekanan darahnya sangat tinggi diatas batas yang ditetapkan. Jadi, kami sarankan untuk menunda kegiatan donor darah dulu,” kata Melkie pada MANADONES.
Melkie juga mengungkap, bahwa aksi donor darah dalam memperingati hari lahir pahlawan nasional, Maria Walanda Maramis (MWL) sangat membantu PMI Minut. Dia kemudian menjelaskan, bahwa stok darah di PMI Minut, tidak pernah terpenuhi dari target 150 kantong setiap pekannya.
Beberapa pendonor yang hapir 80 persen nya adalah para jurnalis ini, mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bertemakan “Donor Darah demi Kemanusiaan”. “Semoga yang kami lakukan ini bisa membantu sesame kita yang membutuhkan,” kata Komisaris MANADONES, Mariska Maudy Bangkang yang juga ikut mendonor. “Ini pertama kalinya saya mendonor, sempat takut tapi akhirnya bisa saya dilakukan. Dan akan kembali saya lakukan dua bulanan,” tambah Wulan salah satu jurnalis yang hadir.
Selain donor darah, FPJI Sulut juga menggelar diskusi bersama tentang Karema – MWM yang menghadirkan sejarahwan Bode Talumewo dan Dr Natalia Lengkong, diskusi Pesona budaya dalam batik yang dibawakan oleh owner Batik Bercerita Sizzy Matindas Batik, Sizzy Matindas dan Susan Palilingan. Serta Diskusi tentang Pesona KEK Likupang dimata milenial oleh anggota GenPi Sulut, Sri Surya.
Aksi kemanusiaan dan diskusi ini juga didukung penuh oleh Forum Jurnalis Biro (Forjubir) Minut, PT Meares Soputan Mining, Kompas TV, IR, Q Master dan Sizzy Matindas Batik. (ika)





