Polres Kotamobagu Amankan Dua Warga Kotamobagu Tersangka Penipuan Ratusan Juta Bermodus Investasi

Oknum tersangka yang diamanakan karena dugaan investasi bodong di Polres Kotamobagu.

MANADO, 3 JANUARI 2022 – Polres Kotamobagu, berhasil mengamankan dua oknum warga Kotamobagu,  yang diduga melakukan aksi kejahatan berupa penipuan uang ratusan juta rupiah bermodus investasi yang ternyata investasi ilegal alias bodong.

 

Bacaan Lainnya

Menurut, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, para tersangka yang diamankan masing-masing berinisial NL (23), warga asal Tombolikat, Bolmong Timur yang berdomisili di Motoboi Kecil, Kotamobagu Selatan, dan NYK (26), warga Tumobui, Kotamobagu Timur. Dimana, penangkapan terhadap kedua tersangka berdasarkan dua Laporan Polisi yang diterima SPKT Polres Kotamobagu, pada tanggal 13 Desember 2021 lalu.

 

“Tersangka NYK ditangkap pada tanggal 13 Desember 2021 di Tumobui, sedangkan NL ditangkap pada 14 Desember 2021, di wilayah Kota Bitung,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam rilis media yang diterima MANADONES sore tadi. Modus keduanya, lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, adalah memposting penawaran sekaligus membuka pendaftaran member investasi berbunga antara 60 hingga 100 persen, melalui akun media sosial Facebook sejak September hingga November 2021, hingga November 2021 lalu.

Baca juga  Tinju Sulut Lolos PON Papua, Paralayang dan Terjun Payung Kerja Keras

 

Dalam postingan tersebut, kedua tersangka menjelaskan, misalnya member menyetor uang Rp1 juta, maka dalam jangka waktu 10 hari uang tersebut akan dikembalikan menjadi sebesar Rp1,8 juta.

 

Karena tergiur dengan iming-iming besarnya bunga, maka banyak masyarakat yang mendaftar dan menyetor uang kepada kedua tersangka dengan cara ditransfer ke nomor rekening bank. Namun hingga jangka waktu yang dijanjikan, ternyata uang para member tidak dikembalikan.

 

“Dari member NL, ada 30 korban yang sudah diperiksa, dengan kerugian kurang lebih Rp500 juta. Sedangkan member NYK, 10 korban sudah diperiksa, dengan kerugian kurang lebih Rp300 juta,” rinci Kombes Pol Jules Abraham Abast.

 

Baca juga  Sulut Ketambahan 6 Warga yang Positif C-19

Dari tangan NL, petugas menyita sejumlah barang bukti. Terdiri dari 1 unit mobil Toyota Agya, 1 buah cincin emas seberat 2 gram, 1 buah handphone merek Oppo warna hitam, 2 buah buku tabungan atas nama tersangka, serta 2 buah kartu ATM. Sementara dari NYK, petugas menyita barang bukti berupa, 1 buah handphone merek Oppo warna hitam, 1 buah buku tabungan, serta 1 buah buku tulis.

 

Kedua tersangka dijerat pasal 45a ayat (1) Jo pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar. “Kedua tersangka beserta sejumlah barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kotamobagu untuk diproses lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (graceywakary)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *