Aktivis ini Sebut Sesama Perempuan harus Saling Menguatkan dan Mencerdaskan

Pandangan Pdt Dr Marhaeni Luciana Mawuntu tentang Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada hari ini.

MANADO, 8 MARET 2022 – Sejak dahulu, perempuan perempuan Minahasa dikenal memiliki kemampuan berpikir kritis, tidak mudah menyerah, tepat dan tanggap melakukan antisipasi dalam keadaan apapun.

 

Bacaan Lainnya

 

Tida heran, Nyiur Melambai telah memiliki perempuan perempuan hebat yang mampu berkiprah dan mendobrak tradisi yang mencoba mengungkung mereka. Nama nama sekelas Maria Walanda Maramis, dr Marie Thomas, Stien Adam dan yang lain lain adalah bukti konsistensi perempuan Sulut di mata nasional, internasional dan daerahnya.

 

Untuk itu, di momen Hari Perempuan Internasional #BreakTheBias di tahun 2022 ini, perempuan Sulut harus makin maju dalam cara berpikir dan berinovasi.

Baca juga  Rektor Unsrat Sambut Blue Choir yang Raih Prestasi di 3th THICF

 

“Hari ini, hari perempuan internasional, dan ini adalah momen pengingat bahwa perjuangan iquality and equality, atas hak hak perempuan. Ini juga, masih menjadi pekerjaan besar yang harus diperjuangkan semua elemen masyarakat,” kata salah satu aktivis perempuan Sulut, Pdt Dr Marhaeni Luciana Mawuntu, pada MANADONES sore tadi.

 

 

Kesetaraan masih terus dikejar, walau makin banyak perempuan yang memiliki kemampuan namun terkunkung. Dan menurutnya, hal ini mengacu pada kasus kasus kekerasan fisik dan nonfisik yang masih terus meningkat disemua tempat di dunia, termasuk di Sulut.

 

 

“Paling mendesak, adalah penguatan komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, agama dan komunitas kultural dalam menyadari bahwa persoalan tersebut adalah persoalan bersama. Yang, membutuhkan kerja berjejaring atau kerja petahelix, dengan melibatkan semua pihak sesuai kebutuhan,” terang, salah satu dosen di Fakultas Teologi UKIT Tomohon ini.

Baca juga  “Kapal Goyang Kapten” Bukan Film Komedi Kebanyakan

 

 

Malah, Istri tercinta dari Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemprov Sulut Drs Roy Tumiwa MPd juga menekankan, hari ini harus menjadi penanda tentang jejaringan internasional yang diharapkan semakin kuat dikalangan para aktivis feminis baik itu perempuan dan lelaki di dunia. “Tentu ini, harus dimulai dari komitmen yang tulus, dalam membangun jejaring dan integritas diri yang kuat dalam perjuangan bersama,” sebutnya.

 

 

Tidak hanya itu, Ketua di Lembaga Pendampingan Perempuan dan Anak Sulut Terung Ne Lumimuutdia ini, juga mengajak agar para perempuan, untuk bersatu, saling mendukung. “Sesama perempuan harus saling menguatkan dan mencerdaskan. Sekali lagi, selamat Hari Perempuan Internasional,” tambahnya. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *