KAD jadi Langkah Antisipatif untuk Talaud Amankan Bapok Jelang Nataru

High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemkab Talaud, Jumat (14/11) lalu.

MANADO, 17 NOVEMBER 2025 – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bersama Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi utara (Sulut), menyiapkan  program dukungan untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

 

Bacaan Lainnya

Dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Talaud, Jumat (14/11) lalu, Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto menekankan pentingnya langkah antisipatif guna meredam tekanan permintaan yang lazim terjadi di akhir tahun. Joko menyarankan penguatan ketahanan pangan melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) untuk menjamin pasokan.

Baca juga  Indosat Sukses Bangun Ekosistem AI-Native dan SDM Unggul

 

Selain itu, Ia menyoroti pentingnya menggenjot produktivitas komoditas unggulan daerah. “Penting untuk meningkatkan produktivitas komoditas unggulan seperti pala, kelapa, dan cengkeh. Di sisi lain, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) harus diperkuat untuk mengendalikan ekspektasi masyarakat saat Nataru,” jelas Joko.

 

Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Gretsya Bambungan, memastikan pemerintah daerah akan fokus pada kelancaran distribusi logistik, mengingat posisi geografis Talaud sebagai daerah kepulauan yang kerap menghadapi tantangan distribusi. “Kami berkomitmen menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dengan memastikan kelancaran pasokan dan distribusi agar inflasi tetap terkendali. Sinergi TPID ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Anisya.

 

Kegiatan ini, ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Jakson Parapaga, Kepala Bagian Ekonomi Natalianus Essing, serta jajaran terkait lainnya. Kesepakatan dalam forum ini akan menjadi landasan kebijakan ekonomi Talaud dalam menghadapi tantangan akhir tahun 2025. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *