MANADO, 13 OKTOBER 2022 – Sulawesi Utara (Sulut), memiliki ratusan pulau termasuk diantaranya adalah pulau pulau yang berbatasan langsung dengan negara Filipina.
Untuk itu, kawasan perbatasan ini, harus terus mendapatkan dukungan perhatian, bukan hanya masalah keamanan semata, tetapi pembangunan infrastruktur dan dukungan untuk pengembangan sumber daya alam serta manusianya.
“Infrastruktur amat penting, serta dukungan sebagai kawasan unggulan dan bukan kawasan terkebelakang,” kata Komandan Lantamal VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka, saat menjadi nara sumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Sulut, dengan agenda inventarisasi daerah perbatasan, yang digelar di Quality Hotel Manado.
Untuk itu, Danlantamal VIII menghimbau kepada stakeholder terkait pengelolaan daerah perbatasan, agar saling bekerja sama melalui koordinasi dan komunikasi yang baik. Melalui Rakor tersebut ia juga berharap mendapatkan hasil yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat perbatasan.
Aspotmar Danlantamal VIII, Kolonel Laut (KH) Ir FV Jacobus MSi, juga turut menjadi nara sumber dengan materi terkait prospek kerja sama RI-Filipina dalam kerangka Joint Border Committe dan Perencanaan Pembangunan Border Crossing Station (BCS).
Di agenda bulanan ini, Gubernur Sulut Olly Dodokambey, dalam sambutan pembukanya yang dibacakan Kepala BPPD Sulut Dr. Jetty Pulu, menyampaikan harapan besaranya. Dimana, melalui kegiatan ini, akan semakin terjalin kolaborasi sinergitas dan keterpaduan antara semua pihak maupun pelaku pembangunan di kawasan perbatasan negara. (graceywakary)




