Pengrajin Batik Motif Sulut ini Mengejar Teladan Minahasa dari Waruga

Pengrajin dan pendesain motif Sizzy Matindas Batik Bercerita, Sizzy Matindas, terlihat mengabadikan waruga yang ada di Minahasa utara belum lama ini.

MANADO, 15 NOVEMBER 2022 – Hujan yang turun deras disepanjang jalan Manado – Airmadidi, tidak menghentikan niat Sizzy Matindas untuk melihat beberapa motif yang sudah lama diincarnya.

 

Bacaan Lainnya

Ya, pemilik dari brand motif batik khas Sulawesi utara (Sulut), memilih untuk memotret langsung waruga waruga yang ada di Airmadidi. Baginya, melihat langsung peninggalan tua milik para tetua yang ada di waruga atau tempat peristirahatan kuno warga Minahasa jaman lampau, sangat menyenangkan.

 

“Motif waruga bukanlah menakutkan. Kebanyakan hanya melihatnya sebagai kubur, tapi saya melihatnya sebagai peninggalan teladan yang harus kita ketahui. Apalag saya adalah bagian dari suku Minahasa, saya ingin motif batik saya beragam dan mencermikan masyarakat Minahasa yang kaya dengan petuah hidup,” tutur pengrajin Batif motif khas Sulut yang memulai usahanya di tahun 2015 silam, pada MANADONES belum lama ini.

Baca juga  Buka Pelatihan Instalasi Listrik Bupati JG Ingatkan Kebutuhkan SDM Berkompeten

 

Miara si Nuri, salah satu motif Sizzy Matindas Batik Bercerita yang ada di Rumahnya Sizzy di Manado.

Menurut ibu satu putra ini, waruga sebenarya salah satu cara membuka wawasan para warga Minahasa, bahwa sejak dahulu teladan hidup, saling jaga, bekerja keras dan saling membantu sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan. “Itu semua saya dapatkan dari waruga yang saya kunjungi. Jadi, dari dahulu, kita suku Minahasa itu adalah pekerja keras dan menghargai alam,” ungkapnya, sembari mengaku telah berkunjung di area waruga di Minut dan Minahasa.

 

Saat pertama kali mendatangi waruga, sebut Sizzy, dirinya punya pengalaman yang menyedihkan. Pasalnya, dia menemukan waruga dijadikan tempat yang tidak semestisnya, alias terbiarkan dan seperti dilupakan. Perempuan yang sempat menjadi meraih Noni Sulut era 90an ini pun paham, mengapa banyak juga generasi yang minim pengetahuan tetang waruga.

Baca juga  Sri Mulyani Ajak Masyarakat Melestarikan Batik

 

Untuk, itu melalui desain motif barunya tentang waruga dia beharap makin banyak orang yang tahu dengan filosofi hidup lurus dari warga Minahasa.

 

Saat ini pun, pengrajin batik yang mendesain sendiri berbagai motif dari Sizzy Matindas Batik Bercerita ini, sudah menyiapkan koleksi unik dan indahnya tentang waruga. “Semoga tahun depan tidak ada halangan, motif waruga ini akan segera dikenalkan ke publik,” sebut lulusan desain interior di Universitas kenamaan Ibu Kota. Bravo.(graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *