Literasi Digital Masyarakat Sulut untuk Keamanan Perbankan Masuk Terendah

MANADO, 22 DESEMBER 2022 – Sulawesi utara (Sulut), masuk sebagai salah satu daerah di Indonesia yang kemampuan untuk menjaga keamanan digitalnya masih kurang, hingga disebut amat rawan dengan aksi tindakan kejahatan perbankan.

 

Bacaan Lainnya
Kepala OJK Sulawesi utara Gorontalo Maluku utara (Sulutgomalut), Winter Marbun, (kedua dari kanan)

Berdasarkan, Komponen Digital Safety dari diungkap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Per 2020 – 2021 angka di Sulut yaitu 3,10  merupakan komponen dengan nilai terendah secara nasional.

 

“Untuk itu diperlukan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menerapkan digital safety sehar hari. Selain, kesadaran masyarakat, diperlukan juga sinergi di tiap stakeholders untuk memperkuat digital safety masyarakat khususnya yang terkait dengan literasi produk digital jasa keuangan,” kata Kepala OJK Sulawesi utara Gorontalo Maluku utara (Sulutgomalut), Winter Marbun,dalam Media Gathering Wartawan Ekonomi dan Bisns Sulut yang digelar kemarin di Tomohon.

Baca juga  Pegadaian Luncurkan GadePreneur

 

Menurut Marbun, ini wajib diingatkan dan disosialisasikan, selain stabilitas sektor jasa keuangan Sulut, yang dipaparkan Marbun masih terjaga dengan baik dimana posisi Oktober 2022, stabilitas sektor jasa keuangan Sulut masih terjaga. Kecukupan Modal 16 BPR terjaga di atas threshold yakni 20,02%.

 

Sementara itu, Deputi Direktur Pengawasan OJK Sulutgomalut, Yan Iswara Rosja yang memaparkan tentang tips aman bertransaksi online salah satuya adalah rutin setiap dua bulannya mengganti password untuk kegiatan perbankan dan keuangan di gadget.(graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *