Wajib Pajak yang Lupa EFIN Gunakan Fitur M – Pajak Saja

JAKARTA, 20 MARET 2023 – Ini kabar menarik, bagi para wajib pajak (WP), karena Direktorat Jenderal Pajak (DJP) baru saja merilis fitur baru dalam aplikasi mobil penyedia layanan perpajakan M-Pajak.

 

Bacaan Lainnya

Seperti dikutip dalam siaran pers DJP pada MANADONES, M-Pajak merupakan fitur baru untuk digunakan WP saat  tersebut lupa electronic filling identification number (EFIN). “Sejak Selasa, 14 Maret 2023 lalu DJP telah menambahkan fitur mendapatkan EFIN dalamaplikasi M-Pajak. Penambahan ini semata untuk memberi kemudahan kepada wajib pajak,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti.

 

Seperti diketahui, EFIN adalah 10 digit nomor identifikasi yang diterbitkan oleh DJP kepada WP, dimana EFIN berfungsi sebagai identitas WP pada saat melakukan transaksi elektronik dengan DJP untuk melaksanakan kewajiban perpajakan. Sifat EFIN ini sangat rahasia dan digunakan sebagai alat autentikasi. Dia kemudian menyebut, ini sering menjadi masalah saat masa pelaporan SPT Tahunan adalah lupa kata sandi (password) e-filing, untuk mengatur ulang kata sandi yang lupa itu, membutuhkan EFIN. “Sayangnya, wajib pajak juga seringkali lupa EFIN. Oleh sebab itu, layanan lupa EFIN terus kami permudah dengan tetap menjaga sifat kerahasiaannya,” ucap Dwi.

Baca juga  DJP Tunjuk WeTransfer BV dan OffGamers Global Pte Ltd jadi PPN PMSE

 

Berikut langkah penggunaan layanan lupa EFIN di M-Pajak adalah sebagai berikut.

  1. Persiapan

Pastikan wajib pajak sudah cek di inbox surel, jika ada kemungkinan EFIN masih tersimpan di surel. Jika memang tidak ditemukan, wajib pajak dapat memanfaatkan layanan lupa EFINdengan langkah-langkah persiapan berikut.

1) Pastikan bahwa perangkat wajib pajak:

  1. a) memiliki kamera yang berfungsi dengan baik,
  2. b) telah terinstalasi aplikasi M-Pajak versi terbaru, dan
  3. c) terkoneksi internet.

2) Pastikan bahwa wajib pajak dapat mengakses surel yang telah terdaftar di DJP.

3) Direkomendasikan agar perangkat wajib pajak menggunakan nomor ponsel wajib pajak

yang telah terdaftar di DJP dan memiliki pulsa yang cukup untuk pengiriman SMS.

4) Direkomendasikan agar wajib pajak berada di tempat yang terang untuk pengambilan foto

diri.

5) Persiapkan data-data seperti NPWP, NIK, nama (sesuai KTP), tempat lahir, tanggal lahir, dan alamat tempat tinggal.

 

  1. Pelaksanaan

1) Buka aplikasi M-Pajak.

2) Tekan tombol EFIN di tampilan Home (bisa tanpa login).

3) Masukkan data yang diminta dalam aplikasi M-Pajak. Data diisi dengan lengkap. Hindari

kesalahan pengetikan karena itu menyebabkan kegagalan verifikasi.

Baca juga  Pajak Bertutur secara Daring Sukses Hadirkan Milenial dari 18 PT se – Sulutenggomalut

4) Ikuti instruksi pengambilan foto diri.

5) Konfirmasi data wajib pajak.

6) Jika foto diri wajib pajak berhasil divalidasi, sistem akan mengirimkan EFIN ke surel wajib

pajak yang telah terdaftar di DJP. Setelah mendapatkan EFIN di surel, wajib pajak dapat

mengakhiri proses ini dan melanjutkan ke proses Lupa Kata Sandi.

7) Jika validasi foto diri tidak tersedia, sistem akan mengirimkan kode verifikasi ke nomor

ponsel wajib pajak yang telah terdaftar di DJP.

8) Masukkan kode verifikasi.

9) Jika kode verifikasi sesuai, sistem akan akan mengirimkan EFIN ke surel wajib pajak yang telah terdaftar di DJP. Setelah mendapatkan EFIN di surel, wajib pajak dapat mengakhiri proses ini dan melanjutkan ke proses Lupa Kata Sandi.

 

Selain layanan lupa EFIN yang ada di aplikasi M-Pajak, kanal layanan lupa EFIN yang selama ini telah ada tetap dapat digunakan. Kanal layanan tersebut antara lain telepon, surel, directmessage, atau datang langsung ke KPP tempat wajib pajak terdaftar. Nomor telepon, alamat surel, dan alamat KPP bisa dicek di https://pajak.go.id/unit-kerja.

“Mudah. Karenanya mari segera laporkan SPT Tahunan Anda hari ini lewat e-filing. Lebih awal lebih nyaman,” pungkas Dwi. (graceywakary)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *