TAHUNA, 7 APRIL 2023 – Wujud cinta dan tanda syukur, Oma Katrina Rompis menyiapkan diri untuk sama sama beribadah memperingati wafatnya Yesus Kristus di Kayu Salib, di Jumat Agung ini.
Sekilas, orang tua lanjut usia (lansia) ini, nampak sama dengan para umat Kristen di seluruh dunia, yang membedakannya adalah ibu tua yang telah berusia 85 tahun ini datang beribadah dengan di Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Efrata Tahuna, dengan menduduki kursi roda.
Oma Katrina Rompis sapaanya, duduk dengan kursi Roda mengikuti setiap bait demi bait liturgi persekutuan ibadah dan perjamuan kudus Jumat Agung, seakan umur yang bukan lagi muda, stamina yang tidak lagi kuat, bukan menjadi halangan untuk datang Memuji memuliakan Tuhan Yesus
Kepada MANADONES Oma Katrina mengaku, dirinya selalu merasa perlu dan wajib untuk Mengikuti persekutuan Ibadah dan Perjamuan Memperingati Jumat Agung. “Oma Berasa punya Utang ketika tidak dapat mengikuti Ibadah Jumat Agung,” kata Oma Katrina dengan dialeg Sangihe
Oma Katrina, di dampingi anaknya Henny Kalendesang dan cucunya Wanda Kalendesang dalam persekutuan ibadah dan Perjamuan Kudus Jumat agung di GMIST Efrata Tahuna.”Sejak tadi malam jam 10 Oma Katrina sudah minta untuk menyiapkan baju dan segala perlengkapan untuk beribadah dan ikut perjamuan,” kata Anak Oma Katrina, dengan harapan kepada semua warga Kristen untuk tetap punya semangat seperti Oma Katrina dalam bersekutu dan memuji membesarkan nama Tuhan Yesus. (Ryansengala)





