Lima Pulau ini yang jadi Target Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulut 2025

ERB2025 hadir berkat kerja sama KPw BI Sulut dan TNI AL, nampak Kepala KPw BI Sulut,Joko Supratikto saat melepas ERB 2025 di Bitung kemarin.

MANADO, 20 AGUSTUS 2025 – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025.

 

Bacaan Lainnya

Dan kembali bekerja sama dengan TNI AL, ERB 2025 akan berkunjung ke lima pulau yang ada di kawasan terluar Indonesia yang ada di Sulut. Kelima pulua tersebut terletak di Kabupaten Sangihe dan Kabupaten Talaud. Dalam sambutannya, Kepala KPw BI Sulut Joko Pratikto menyebut pulau pulau ini adalan Pulau Kahakitang di Sangihe, Pulau Nusa di Talaud, Pulau Marore di Sangihe, Pulau Karatung di Talaud dan Pulau Kabaruan di Talaud. “ERB ini merupakan misi kebangsaan, dimana 12 personel BI bergabung dengan kru KRI Sampari-628 untuk berlayar ke lima pulau di Kepulauan Sangihe dan Talaud pada 19–25 Agustus 2025,” kata Joko saat melepas ERB 2025

Baca juga  Rupiah Stagnan Setelah BI Turunkan Suku Bunga BI-Rate

 

Ekspedisi ini membawa tiga misi utama: memastikan ketersediaan uang layak edar di wilayah perbatasan,  menarik uang lusuh agar kualitas uang tetap terjaga,  serta memberikan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. “Rupiah bukan hanya alat bayar, tetapi juga identitas, pemersatu, dan simbol kedaulatan negara. Selama Rupiah hadir di setiap pulau, kedaulatan bangsa ini akan tetap tegak berdiri,” tegas Joko kemarin di Satuan Patroli Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII Kota Bitung.

 

Dalam kegiatan ini, Wakil Komandan Kodaeral TNI AL VIII, Kolonel Marinir Ali Sumbogo, juga menyampaikan bahwa kerja sama BI dan TNI AL ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman terkait distribusi, pengamanan, dan pengawalan Rupiah hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil. “Bank Indonesia menjaga stabilitas Rupiah, sedangkan TNI AL menjaga kedaulatan laut. Kedua tugas ini bertemu dalam satu kepentingan yaitu memastikan Rupiah hadir dan berdaulat di seluruh pelosok negeri,” ujarnya.

Baca juga  Dukung Program Unggulan Presiden Prabowo OJK Kucurkan Pembiayaan Rp1,02 T

 

ERB sendiri menggunakan KRI Sampari-628, kapal cepat rudal yang menjadi ujung tombak TNI AL, yang akan menempuh perjalanan dari Bitung ke lima pulau perbatasan dengan jarak total 770 mil laut. Pada kegiatan ini, Wali Kota Bitung yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Kota Bitung, Forsman Dandel, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat strategis mengingat posisi geografis Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan negara lain. “Kehadiran Rupiah di wilayah perbatasan tidak hanya memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan NKRI,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi sinergi BI dan TNI AL dengan pemerintah daerah. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *